Home Wisata & Budaya Lomba Nikep Jadi Pengalaman Baru dan Ruang Kebersamaan Bagi Warga Warukin

Lomba Nikep Jadi Pengalaman Baru dan Ruang Kebersamaan Bagi Warga Warukin

by iin hendriyani

Tak hanya menjadi ajang perlombaan, lomba nikep atau menangguk di Sungai Kamatang, Desa Warukin, bagi peserta, kegiatan ini menjadi pengalaman baru untuk belajar menikep, sekaligus menjadi momen berkumpul dan berbagi cerita bersama warga.

Suasana meriah terlihat di Sungai Kamatang, Desa Warukin, pada 9 Agustus 2026. Satu per satu peserta turun ke sungai. Tangguk dipegang erat, lalu diayunkan ke dalam air untuk mencari ikan.

Meski dikemas dalam bentuk perlombaan, suasana kegiatan terlihat penuh kebersamaan. Warga saling berbagi ruang, berbagi cerita, dan saling belajar cara menikep dengan benar. Bagi sejumlah peserta, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berbeda. Salah satunya Yayang, yang sebelumnya sudah pernah menikep, namun baru kali ini mendapatkan hasil tangkapan dalam jumlah lebih banyak.

Tak hanya mendapatkan hasil tangkapan, Yayang juga mendapat pengetahuan baru dari warga lain yang lebih terbiasa menikep. Menurutnya, lomba nikep menjadi kesempatan untuk belajar langsung. Teknik yang sebelumnya belum dikuasai, kini bisa dipraktikkan bersama peserta lain.

“Dari nikep ini menurut saya banyak sekali maknanya, yaitu saya dapat pengalaman baru yaitu bisa berkumpul dengan para warga sekitar untuk nikep ini, dapat pengalaman juga dari yang sudah biasa nikep ini jadi saya sudah tau sekarang caranya nikep yang benar gimana, saya pernah satu kali nikep ini cuman gak sebanyak ini dapatnya ini baru pengalaman saya yang pertama kali dapat sebanyak ini,” ujar Yayang, Peserta Lomba Nikep.

Bagi peserta lain, antusiasme warga menjadi daya tarik tersendiri. Namun, kondisi lokasi yang terbatas membuat peserta harus berbagi ruang saat menikep. Mama Ada dan Mama Iyet, salah satu peserta, menilai kegiatan ini menarik dan layak untuk terus dikembangkan. Mereka berharap, pelaksanaan di tahun berikutnya dapat menyediakan lokasi yang lebih luas, sehingga peserta dapat mengikuti perlombaan dengan lebih nyaman.

“Lomba ni kesannya bagus dan kalau bisa ini tahun depan lebih ditingkatkan lagi untuk lomba nikep supaya ada banyak peserta lagi untuk ikut. Dan sebenernya sungainya yang agak luas lahannya itu supaya nyaman, ini berebutan tesepak kaki dan lain lain sebagainya jadi agak ngalih,” tutur Mama Ada dan Mama Iyet, Peserta Lomba.

Masukan dari peserta diharapkan dapat menjadi evaluasi untuk pelaksanaan lomba nikep berikutnya. Dengan lokasi yang lebih luas dan nyaman, peserta menilai kegiatan ini bisa dikembangkan dan diikuti masyarakat dengan lebih banyak lagi.

Muhamad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment