Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI Tabalong) melaksanakan lomba Balogo se-Kalimantan, pada Sabtu 8 Agustus 2026, di Taman Giat Kota Tanjung. Kegiatan tersebut merupakan upaya KORMI Tabalong dalam mendukung sport tourism di Bumi Sarabakawa Tabalong sekaligus dalam mempererat silaturahmi antar pegiat Balogo.
Sebanyak 564 peserta mengikuti lomba Balogo pelajar dan umum se-Kalimantan, yang digelar KORMI Tabalong. Peserta datang dari tiga provinsi, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Dari jumlah tersebut, 222 peserta merupakan kategori SD dan SLTP sederajat. Sementara 342 peserta lainnya bertanding di kategori umum putra dan putri.
Lomba digelar selama dua hari, dan menjadi salah satu perlombaan dalam Festival Olahraga Masyarakat dan Permainan Tradisional atau FOPETRA, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Ketua KORMI Tabalong, Muhammad Dzaky Makarim, mengatakan, antusiasme peserta menjadi kebanggaan bagi KORMI Tabalong. Menurutnya, banyaknya peserta dari berbagai daerah menunjukkan Balogo masih diminati dan terus berkembang di Kalimantan.
“Selamat datang kepada seluruh peserta dari berbagai daerah di Kalimantan, terima kasih atas kehadirannya, suatu kebanggaan bagi kami untuk buhan pian bisa berhadiri di sini di Kabupaten Tabalong, ini menunjukkan bahwa olahraga Balogo sangat diminati dan berkembang di banua kita, jadi bapak ibu yang saya hormati kegiatan ini bukan hanya sekedar cara kita mencari prestasi tetapi wadah kita saling bersilaturahmi saling meningkatkan sportivitas kita dan yang terpenting adalah bagaimana kita mewadahi generasi muda kita untuk mencintai dan melestarikan budaya kita khususnya Balogo di banua kita,” ujar M. Dzaky Makarim, Ketua KORMI Tabalong.
Lomba Balogo juga menjadi bagian dari upaya KORMI Tabalong mendukung pengembangan sport tourism di Tabalong. Melalui kegiatan ini, peserta dari luar daerah diajak mengenal Tabalong, sekaligus menjadikan olahraga tradisional sebagai daya tarik wisata. Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, mengapresiasi pelaksanaan lomba Balogo. Ia menilai, kegiatan olahraga tradisional dapat menjadi salah satu langkah untuk mendorong sport tourism di Tabalong.
“Dalam rangka sport tourism ya supaya urang banyak datang ke Tabalong mulai bulan Agustus ini rangkaian olahraganya banyak olahraga tradisional ini sampai ke desa-desa olahraga tradisional akan dilakukan di tiap desa, nah kalian bisa ikut hadiahnya bagus-bagus menarik dan besar-besar dan ada kegiatan-kegiatan olahraga juga jadi KONI dan KORMI sekarang melakukan langkah-langkah mendukung sport tourism di Kabupaten Tabalong,” tutur M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Selain Balogo KORMI Tabalong diketahui menyelenggarakan lomba olahraga tradisional lainnya, seperti lomba panahan tradisional, lomba layang-layang, lomba senam lansia, lomba egrang pelajar, lari balok pelajar, bakiak umum dan sepeda lambat umum. Berbagai lomba tersebut dapat diikuti masyarakat Tabalong melalui kontak KORMI Tabalong.
Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.
