Home Pembangunan Target Beroperasi 2027, Pemkab Tabalong Kebut Kelengkapan Dokumen Persyaratan Sekolah Rakyat

Target Beroperasi 2027, Pemkab Tabalong Kebut Kelengkapan Dokumen Persyaratan Sekolah Rakyat

by iin hendriyani

Pemerintah Kabupaten Tabalong menargetkan Sekolah Rakyat dapat segera beroperasi di tahun 2027. Namun hingga kini Pemerintah Kabupaten Tabalong masih melengkapi 3 dokumen yang masih belum terpenuhi untuk melakukan pembangunan Sekolah Rakyat, lantaran masih menunggu penganggaran di APBD Perubahan.

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Tabalong, terus melengkapi berbagai dokumen persyaratan yang diperlukan untuk membangun Sekolah Rakyat di Tabalong.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3AP2KB Tabalong, Dody Arief Priyono menyebut saat ini pihaknya telah melengkapi dokumen yang diminta oleh Kementerian Sosial, seperti dokumen analisis dampak lalu lintas atau andalaliln, mitigasi bencana, surat keterangan bebas sengketa lahan hingga dukungan ketersediaan listrik dari PLN.

Namun masih terdapat tiga dokumen persyaratan yang belum dapat dirampungkan karena penyusunannya menunggu penganggaran melalui APBD Perubahan 2026. Yaitu penyusunan dokumen Amdal atau analisis dampak lingkungan, persetujuan teknis limbah dan land clearing di lahan Sekolah Rakyat.

“Ada beberapa dokumen yang belum kita rampungkan karena menunggu APBD-P. Yang pertama itu terkait izin lingkungan itu Amdal, kemudian yang kedua Pertek limbah itu di APBD-P juga dan yang terakhir itu land clearing untuk lokasi Sekolah Rakyat karena di situ kan banyak pohon karet perkebunan jadi dari pihak Kemensos kemarin dan PUPR waktu desk kemarin mereka minta clean and clear tinggal nunggu kita di APBD Perubahan kita laksanakan itu tiga item yang untuk memenuhi Sekolah Rakyat,” ujar Dody Arief Priyono, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3AP2KB Tabalong.

Dody menambahkan, apabila dukungan anggaran di APBD Perubahan 2026 dapat segera direalisasikan, maka proses penyusunan dokumen yang diperlukan tersebut dapat langsung dilaksanakan dengan memakan waktu hingga 6 bulan. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi maka pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di Jalan Nansarunai dapat segera dimulai dan ditargetkan sudah dapat beroperasi pada tahun 2027.

Nova Arianti, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment