Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong masyarakat khususnya di Kecamatan Muara Uya untuk mulai mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat mampu menangkap peluang ekonomi seiring rencana Muara Uya menjadi salah satu pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara.
Hal ini disampaikan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani dalam sambutannya pada saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Pekerja Sosial Masyarakat atau PSM ke-51 yang digelar pada Senin 13 Juli 2026, di Aula Riam Bidadari, Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya.
Bupati Noor Rifani menuturkan, masyarakat perlu mulai menyiapkan diri dengan meningkatkan keterampilan dan memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk mengembangkan usaha. Menurutnya, peluang ini akan semakin besar seiring rencana Muara Uya menjadi pintu gerbang menuju IKN pada tahun 2028.
Bupati Noor Rifani menilai, pengembangan UMKM menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menciptakan wirausaha baru. Pemerintah Kabupaten Tabalong pun telah menyiapkan berbagai program dukungan, termasuk pelatihan keterampilan dan akses pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memulai usaha.
“Ya, semua nantinya mun kawa belajar. Nah, ini pembekalan Anda. Belajar mempunyai keterampilan atau kebiasaan. Misalnya, kalau suka memasak, belajarlah memasak. Kalau bisa membuat wadai kelemben atau berbagai jenis wadai lainnya, pelajari itu supaya menjadi UMKM dan bisa berjualan. Nanti akan dilatih, kemudian ada Kredit Tabalong Smart dengan bunga 0 persen. Jadi tidak perlu melalui pinjaman online atau yang lain-lain. Sudah tersedia pinjaman mulai dari nol hingga tiga puluh juta rupiah,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Ia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai program pemerintah untuk menumbuhkan wirausaha baru. Dengan semakin banyaknya UMKM yang berkembang, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta menciptakan lapangan pekerjaan di masa mendatang.
Dano Nafarin, TV Tabalong melaporkan.
