Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar Kecamatan Haruai dan Upau menggelar workshop peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, menyusul hasil Tes Kemampuan Akademik yang menunjukkan perlunya penguatan kompetensi di bidang matematika.
Workshop digelar di SDN Masingai 1 Kecamatan Upau dan diikuti oleh kepala sekolah serta guru dari seluruh sekolah dasar di Kecamatan Haruai dan Upau. Kegiatan berlangsung selama empat hari, yakni pada 22 hingga 23 Juni dan dilanjutkan kembali pada 29 hingga 30 Juni 2026.
Ketua KORPRI Haruai-Upau, Fauzi Rakhmad, menyampaikan seluruh biaya pelaksanaan kegiatan ditanggung oleh KORPRI sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan di wilayah tersebut. Menurutnya, pelaksanaan workshop ini didasari oleh hasil Tes Kemampuan Akademik Tahun 2026 yang menunjukkan nilai rata-rata Kabupaten Tabalong masih berada di bawah rata-rata Provinsi Kalimantan Selatan. Skor Tabalong tercatat sebesar 43,71, sedangkan rata-rata provinsi mencapai 43,89. Meski demikian, nilai Tabalong masih berada di atas rata-rata nasional yang tercatat 43,41.
“Setelah rilis TKA 2026, kami melihat data yang kami dapat untuk Kabupaten Tabalong berada di bawah rata-rata provinsi. Kabupaten Tabalong memperoleh skor 43,71, sedangkan provinsi 43,89. Tetapi kalau untuk nasional kita masih di atas karena nasional 43,41. Itulah yang menjadi dasar kami melaksanakan workshop ini, supaya bisa mengatasi permasalahan yang ada,” ujar Fauzi Rakhmad, Ketua Pelaksana.
Fauzi menjelaskan, hasil Tes Kemampuan Akademik dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu memadai dengan skor 33 hingga 55, baik dengan skor 56 hingga 94, dan istimewa dengan skor 95 hingga 100. Hasil evaluasi menunjukkan mata pelajaran matematika masih berada pada kategori memadai. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di masa mendatang.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
