Home Seni & Budaya Wabup Tabalong Buka Balogo Masuk Sekolah, Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Wabup Tabalong Buka Balogo Masuk Sekolah, Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

by iin hendriyani

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaff, membuka kegiatan Balogo Masuk Sekolah yang diselenggarakan Komunitas Balogo Tabalong. Ia menegaskan, permainan tradisional balogo harus terus dilestarikan di tengah perkembangan permainan modern dan kemajuan teknologi.

Kegiatan Balogo Masuk Sekolah resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaff, di Aula Plaza Barunak Tanjung, pada Kamis, 18 Juni 2026. Pembukaan ditandai dengan pemukulan perdana permainan tradisional balogo oleh Wakil Bupati Tabalong.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian olahraga tradisional balogo di kalangan generasi muda di Kabupaten Tabalong. Dalam sambutannya, Habib Taufan menyampaikan rasa syukur karena minat generasi muda terhadap balogo masih terus tumbuh. Menurutnya, balogo merupakan warisan budaya Kalimantan Selatan yang diturunkan secara turun-temurun.

Ia menegaskan, masuknya balogo ke lingkungan sekolah menjadi bukti bahwa permainan tradisional ini masih diminati pelajar. Ia juga berharap balogo tidak tergeser oleh permainan modern, tetapi tetap berjalan berdampingan dengan perkembangan teknologi. Selain sebagai permainan, balogo juga memiliki nilai sportivitas, mempererat silaturahmi, melatih ketangkasan, serta membangun kebersamaan.

“Kita berharap kepada generasi penerus tingkat SD dan tingkat SMP melestarikan yang namanya olahraga balogo. Balogo ini adalah tradisi Kalimantan Selatan dan turun-temurun terus-menerus diturunkan. Kita berharap dengan adanya generasi penerus tetap melestarikan budaya balogo, agar budaya balogo ini menjadi salah satu olahraga yang disenangi, karena selain silaturahmi juga ada sportivitasnya, ketepatan cara memukul, serta mengasyikkan juga olahraga balogo ini. Mudah-mudahan olahraga tradisional ini tetap terjaga, tetap lestari,” ujar Habib Muhammad Taufani Alkaff, Wakil Bupati Tabalong.

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan, Manggar Sari Ayuati, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2026. Balogo dinilai sebagai salah satu olahraga tradisional khas Kalimantan Selatan yang memiliki nilai sejarah dan budaya, sehingga perlu terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Melalui kegiatan ini, balogo diharapkan semakin dikenal dan menjadi bagian dari penguatan karakter budaya bangsa.

“Inilah salah satu upaya dari pemerintah melalui fasilitasi pemajuan kebudayaan untuk memajukan kebudayaan-kebudayaan di daerah agar tetap lestari, agar tetap bisa diwariskan turun-temurun, dari nenek moyang hingga ke bawah, jadi lintas generasi. Semoga ini bisa lestari. Jadi kami dari Balai Pelestarian Kebudayaan Kementerian Kebudayaan mengucapkan selamat kepada panitia atas terlaksananya kegiatan ini, dan semoga ini bisa menjadi salah satu upaya pemajuan kebudayaan di wilayah Kalimantan Selatan,” tutur Manggar Sari Ayuati, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini juga dihadiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, KORMI Tabalong, serta sejumlah pemangku kepentingan kebudayaan di Tabalong.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment