Home Perikanan Meski Nihil Kasus Illegal Fishing, DKP3 Tabalong Perkuat Upaya Pencegahan

Meski Nihil Kasus Illegal Fishing, DKP3 Tabalong Perkuat Upaya Pencegahan

by iin hendriyani

Meski hingga pertengahan tahun 2026 belum ditemukan kasus illegal fishing di Kabupaten Tabalong, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian atau DKP3 Tabalong tetap memperkuat langkah pencegahan. Upaya ini dilakukan melalui pembinaan kelompok masyarakat pengawas dan edukasi berkelanjutan untuk menjaga kelestarian sumber daya perairan.

Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kabupaten Tabalong memastikan selama enam bulan pertama tahun 2026 belum ditemukan adanya kasus illegal fishing di wilayah perairan Tabalong. Kondisi ini menjadi indikasi positif dalam upaya menjaga kelangsungan ekosistem perairan dan sumber daya ikan di daerah.

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Tabalong, Muhammad Agus Norrahman, menjelaskan penangkapan ikan secara ilegal merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Pelakunya dapat dikenakan sanksi pidana maupun sanksi administratif, mulai dari denda hingga pencabutan izin usaha.

Meskipun belum ada temuan kasus, pemerintah daerah tetap meningkatkan pengawasan melalui pembinaan terhadap 33 Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan atau Pokmaswas yang tersebar di berbagai wilayah Tabalong. Berbagai langkah pencegahan juga terus dilakukan, mulai dari bimbingan teknis, sosialisasi, hingga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan perairan dari kerusakan dan pelanggaran.

“Nah, jadi ada beberapa tahapan yang kami lakukan untuk melakukan pengendalian agar tidak terjadi illegal fishing. Salah satunya adalah kita akan melakukan pembinaan secara intensif kepada Pokmaswas tadi, kemudian juga melakukan edukasi atau bimtek serta sosialisasi. Dan yang lebih terpenting lagi untuk memberikan kesadaran yang lebih tinggi antara Kelompok Masyarakat Pengawas atau Pokmaswas dengan pemerintah. Tentunya ada kerja sama yang kita tuangkan dalam menjaga kawasan lingkungan perairan tersebut,” ujar Muhammad Agus Norrahman, Kabid Perikanan DKP3 Tabalong.

Selain memperkuat pengawasan, DKP3 Tabalong juga terus melakukan penebaran atau restocking benih ikan lokal di sejumlah perairan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga populasi ikan yang mulai langka, seperti baung, gurame, dan papuyu.

Muhammad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment