Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, membagikan nasi kuning kepada seluruh jemaah haji Tabalong Kloter 3 Banjarmasin di Mekkah. Hidangan khas Banua ini menjadi penyemangat sekaligus obat rindu akan rasa masakan daerah bagi para jemaah di Tanah Suci.
Selain melaksanakan silaturahmi dengan jemaah haji Tabalong Kloter 3 Banjarmasin, Bupati Tabalong juga membawa kejutan istimewa untuk para jemaah haji. Bupati Muhammad Noor Rifani membagikan lebih dari 600 boks nasi kuning kepada jemaah dan petugas haji Tabalong, pada kunjungannya yang digelar 23 Mei 2026, di Hotel Al-Hidayah Tower 5, Mekkah. Nasi kuning ini dinikmati bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian di Tanah Suci Mekkah.
Makanan khas Banua ini dipilih sebagai simbol kerinduan akan rasa masakan daerah Tabalong, sekaligus untuk mengingatkan kembali para jemaah akan suasana kampung halaman di tanah air. Bupati menyampaikan bahwa kehadiran nasi kuning ini diharapkan dapat menambah semangat dan memperkuat kebersamaan para jemaah selama menjalankan ibadah haji.
“Ya kami datang ke sini juga membawakan nasi kuning supaya mereka teringat kembali bagaimana nasi kuning yang ada di Banua kita. Alhamdulillah saya kira dengan adanya nasi kuning menambah semangat dan kebersamaan para jemaah kita,” ujar M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh salah satu jemaah haji Tabalong, Edi Sucipto. Ia mengungkapkan rasa syukur dan haru karena bisa menikmati kembali makanan khas daerah di Tanah Suci.
“Alhamdulillah terima kasih Bapak Bupati Tabalong, hari ini kami dapat kejutan dapat pengiriman nasi kuning lawas. Pak Bupati, kami kada makan nasi kuning di Mekkah ni, rasa kaganangan di kampung. Alhamdulillah terima kasih kami berataan,” tutur Edi Sucipto, Jemaah Haji Tabalong.
Edi Sucipto menambahkan, momen ini menjadi pengobat rindu terhadap kampung halaman. Sekaligus ia berharap seluruh jemaah haji Tabalong diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan rangkaian ibadah haji hingga selesai.
Ainun Sahara–Rizki Ariani, untuk TV Tabalong, melaporkan.
