Home Pembangunan Sepi Aktivitas, Pasar Agribisnis Tabalong Dialihfungsikan Sementara Jadi Rest Area

Sepi Aktivitas, Pasar Agribisnis Tabalong Dialihfungsikan Sementara Jadi Rest Area

by iin hendriyani

Upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk menghidupkan Pasar Agribisnis di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Haruai, hingga kini masih menghadapi berbagai kendala. Untuk sementara, pasar tersebut rencananya akan dialihfungsikan menjadi rest area.

Pasar agribisnis yang berada di Desa Kembang Kuning ini sebelumnya dibangun pada tahun 2021 dengan anggaran sekitar 5 miliar rupiah. Pasar ini diharapkan menjadi pusat aktivitas perdagangan hasil pertanian, hortikultura, serta tempat berkumpulnya petani dan pengepul di wilayah utara Tabalong.

Namun hingga kini, Pemerintah Kabupaten Tabalong masih menghadapi kendala dalam mengoptimalkan fungsi pasar agribisnis. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Tabalong, Soleh, mengungkapkan kesulitan utama terletak pada belum terpusatnya para pedagang dan pengepul sayur yang berasal dari berbagai daerah, seperti Barabai, Amuntai, hingga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Kondisi ini membuat aktivitas perdagangan di pasar agribisnis belum berjalan optimal. Untuk menghindari terbengkalainya fasilitas, pemerintah daerah mengambil langkah sementara dengan mengalihfungsikan lokasi tersebut menjadi rest area.

DKUKMPP Tabalong juga telah menjalin komunikasi dengan pihak swasta yang bersedia mengelola kawasan tersebut, sembari tetap membuka peluang jika ke depan aktivitas perdagangan dapat kembali dihidupkan.

“Jadi penanganan agribisnis sementara ini kita agak kesulitan untuk mengumpulkan para pedagang maupun pengepul sayur ini, karena memang keterbatasan tempatnya tidak tersentra. Di mana-mana orang datang, dari Barabai, dari Kaltim, dari Kalteng. Sementara ini daripada tidak berfungsi dan kelihatan menjadi tempat kumuh dan dijadikan tempat tidak baik, kita kemarin sudah berkomunikasi dengan salah satu swasta yang bersedia mengelola untuk dijadikan rest area. Ke depan kalau ada perdagangan akan kita masukkan ke bagian belakang yang masih kosong,” ujar Soleh, Kepala DKUKMPP Tabalong.

Saat ini, sejumlah perbaikan fisik juga mulai dilakukan, termasuk pembenahan fasilitas dan pembersihan area sekitar agar lebih layak digunakan. Pemerintah daerah menargetkan rest area tersebut dapat mulai beroperasi dalam waktu dekat, sembari terus mencari solusi agar pasar agribisnis dapat berfungsi sesuai tujuan awalnya.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment