Tidak hanya beasiswa berprestasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdikbud Tabalong juga menyiapkan beasiswa pelajar SMP dari keluarga tidak mampu dan pelajar berkebutuhan khusus atau inklusi di Tabalong. Data para penerima beasiswa di kedua kategori tersebut akan disinkronkan dengan SKPD terkait untuk memastikan beasiswa tepat sasaran.
Dari anggaran beasiswa pelajar SMP di Tabalong tahun 2026 sebesar 4,5 miliar rupiah, sebanyak 3,5 miliar rupiah dialokasikan untuk kategori pelajar dari keluarga tidak mampu. Saat ini Disdikbud Tabalong telah mengantongi 1.400 data siswa SMP se-Tabalong yang dinilai kurang mampu.
Data ini akan dipastikan kembali ke Dinas Sosial Tabalong untuk memastikan pelajar yang bersangkutan masuk dalam aplikasi Silangkar milik Dinsos. Hal ini dilakukan untuk memastikan beasiswa disalurkan tepat sasaran.
Sedangkan untuk kategori beasiswa inklusi, anggaran yang dialokasikan sebesar 102 juta rupiah untuk 68 siswa inklusi jenjang SMP di Tabalong. Data para penerima beasiswa ini juga akan kembali dipastikan dengan instansi terkait untuk memastikan beasiswa tepat sasaran.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong, Vida Aulia Rahman, mengatakan program beasiswa ini merupakan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong sebagai dukungan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di daerah. Beasiswa ini diharapkan mendorong semangat pelajar yang masuk kategori rentan untuk terus bersekolah.
“Ya harapan kita memang jangan sampai anak-anak kita yang ada di Tabalong putus sekolah karena kita ingin seluruh anak-anak Tabalong itu mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik sehingga mudah-mudahan dengan adanya beasiswa setidaknya bisa membantu untuk mendukung dan memberikan semangat anak-anak kita sekolah,” ujar Vida Aulia Rahman, Kabid SMP Disdikbud Tabalong.
Besaran beasiswa bagi kategori miskin dan inklusi ini beragam. Beasiswa kurang mampu akan diberikan sebesar dua setengah juta rupiah per anak, dan beasiswa inklusi diberikan sebesar satu setengah juta rupiah per anak.
Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.
