Komisi II DPRD Tabalong mendorong Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD dari Sektor Pasar. Pasalnya pasar dinilai memiliki Potensi besar sebagai Sumber Pendapatan, meski dihadapkan pada perkembangan era Digitalisasi.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi 2 DPRD Tabalong, Winarto. Ia menyebut bahwa Sektor Pasar hingga kini masih menjadi salah satu Penopang Ekonomi Masyarakat sekaligus menjadi Sumber Pendapatan Asli Daerah yang perlu terus dikembangkan. Meski saat ini aktivitas Perdagangan mulai beralih ke Platform Digital, namun keberadaan Pasar Tradisional dinilai tetap memiliki Peran Penting.
Winarto digitalisasi perdagangan tidak sepenuhnya mematikan peran pasar Tradisional. Menurutnya hal ini justru menjadi tantangan yang perlu disikapi dengan strategis dan penataan yang lebih baik oleh Pemerintah. Melalui pendekatan pengelolaan pasar yang tepat diharapkan mampu meningkatkan Daya Saing serta menggali Potensi Pendapatan Daerah Secara Maksimal.
“Pasar itu sangat Potensial dan bisa masih dikembangkan meskipun di Era Digitalisasi ini mempengaruhi. Tapi sekali lagi itu tidak mematikan namun cari langkah-langkah yang terbaik, pendekatan yang terbaik, tata yang terbaik sehingga di situ ada potensi untuk mencari Sumber Pendapatan Daerah” Ujar Winarto, Ketua Komisi II DPRD Tabalong.
Komisi II DPRD Tabalong berharap, Pemerintah Daerah dapat melakukan pembenahan melalui revitalisasi pasar dan inovasi dalam pengelolaan Pasar, sehingga selain meningkatkan kenyamanan Pedagang dan Pengunjung, juga mampu memberikan Kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD Kabupaten Tabalong.
(Nova Arianti, TV Tabalong)
