Home Blog Waspada! 15 Kebakaran Terjadi di Tabalong, Kelalaian Jadi Sorotan

Waspada! 15 Kebakaran Terjadi di Tabalong, Kelalaian Jadi Sorotan

by iin hendriyani

TABALONG – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Tabalong menangani belasan kasus kebakaran di bulan September 2026. Kasus kebakaran didominasi hutan dan lahan.

Berdasarkan data Satpol PP Damkar Tabalong hingga 25 September 2026, tercatat 15 kasus kebakaran terjadi di sejumlah wilayah Tabalong. Dari total tersebut, 10 kebakaran merupakan kebakaran hutan dan lahan, sedangkan lima kejadian lainnya terjadi di kawasan pemukiman. Yang mana dari kasus tersebut, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian manusia akibat aktivitas memasak hingga korsleting arus listrik.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Tabalong, Jahyani, meminta masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran. Di samping itu, ia juga meminta masyarakat apabila menemukan potensi kebakaran agar segera melaporkan ke petugas pemadam kebakaran dan melakukan penanganan awal apabila kebakaran masih berskala kecil.

“Terkait penanganan kebakaran bisa kita kategorikan dua kelompok, ada kebakaran kecil, ada kebakaran besar. Biasanya untuk kebakaran kecil sendiri, kalau memang itu cepat diketahui titik apinya di mana, sumbernya di mana, bisa kita lakukan pemadaman ringan. Bagi masyarakat yang tidak memiliki alat pemadaman ringan bisa melakukan secara manual seperti melakukan pembasahan dengan menyiramkan api langsung ke titik api atau bisa melakukan pembasahan melalui media. Kalau di tempat kita ada yang namanya fire blanket, tapi kalau di masyarakat mungkin mereka bisa menggunakan seperti karung basah atau mungkin kain basah yang ditutupkan di titik api, itu kalau apinya masih kecil. Kalau sudah membesar, kami sarankan sebaiknya segeranya minta pertolongan, baik dengan tetangga terdekat, kalau perlu menghubungi petugas pemadaman kebakaran,” tutur Muhammad Jahyani, Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Tabalong.

Jahyani juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, maupun sampah secara sembarangan. Kondisi kering yang masih berlangsung dinilai dapat meningkatkan risiko api merembet dan meluas hingga ke pemukiman.

Dano Nafarin – TV Tabalong

You may also like

Leave a Comment