Gebyar Maulid dan doa bersama cagar budaya religius Makan Batalam kembali digelar pada Senin, 14 September 2026, di Kecamatan Banua Lawas. Kegiatan yang dilaksanakan pada Lapangan 17 Mei tersebut, berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari seluruh desa di Kecamatan Banua Lawas.
Gebyar Maulid ini menjadi momentum masyarakat Banua Lawas untuk bersama-sama memperingati Maulid Nabi Muhammad, sekaligus mempererat silaturahmi antar masyarakat. Kegiatan turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Tabalong, DPRD, perusahaan, perbankan, serta instansi dan sekolah di tingkat kecamatan.
Dalam tradisi Makan Batalam tahun ini, 15 desa di Kecamatan Banua Lawas turut berpartisipasi dengan menyediakan stand. Partisipasi juga datang dari Puskesmas, PDAM, sekolah, serta TPA yang ikut memeriahkan penyelenggaraan kegiatan.
Camat Banua Lawas, Arianto menjelaskan, total terdapat 22 stand dengan 806 talam yang disiapkan untuk kegiatan Makan Batalam. Antusiasme masyarakat disebut terus meningkat setiap tahun, baik dari jumlah stand maupun masyarakat yang hadir untuk mengikuti tradisi ini.
“Alhamdulillah, setiap tahun mengalami peningkatan dalam arti, antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan ini luar biasa, karena memang Banua Lawas ini terkenal dengan religius, agamis, kehidupan masyarakatnya. Ini momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, 1448 Hijriah, jadi antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan setiap tahun Alhamdulillah selalu meningkat, baik dari jumlah standnya yang selalu meningkat, juga para undangan dan para peserta yang hadir juga terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Arianto, Camat Banua Lawas.
Arianto berharap, melalui penyelenggaraan Gebyar Maulid dan Makan Batalam ini, tradisi keagamaan yang telah dilaksanakan secara tahunan di Banua Lawas dapat tetap terjaga. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk terus memperkuat silaturahmi dan semangat kebersamaan.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
