Sebanyak 606 jemaah haji asal Tabalong dipastikan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Ratusan jemaah tersebut direncanakan berangkat melalui Embarkasi Banjarmasin yang dibagi dalam kloter, menyesuaikan kapasitas penerbangan. Saat ini, pihak Kemenhaj masih menunggu jadwal resmi keberangkatan dan kepulangan, sembari terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk distribusi perlengkapan haji.
Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Tabalong, jumlah jemaah haji asal Tabalong yang akan diberangkatkan tahun 2026 tercatat sebanyak 606 jemaah. Jemaah ini direncanakan berangkat dalam dua kelompok terbang atau kloter melalui Embarkasi Banjarmasin.
Pembagian dua kloter dilakukan karena kapasitas satu kloter hanya mampu menampung sekitar 360 jemaah haji, termasuk petugas kloter. Dengan jumlah jemaah yang melebihi satu kloter, jemaah Tabalong dipastikan akan dibagi ke dalam dua jadwal keberangkatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tabalong, Nabhan Fansuri menjelaskan, saat ini Kemenhaj Tabalong masih menunggu jadwal resmi terkait keberangkatan jemaah haji Tabalong maupun jadwal kepulangan jemaah. Sedangkan untuk perlengkapan jemaah haji, Nabhan mengaku sebagian perlengkapan haji sudah mulai didistribusikan kepada jemaah oleh bank penerima setoran haji.
“Perlengkapan haji itu untuk souvenir dari bank penerima setoran itu sudah disampaikan sebagian. Jadi dari bank syariah itu sudah menyampaikan beberapa perlengkapan haji, seperti kain ihram, misalnya mukena, kemudian batik haji, seragam batik haji Indonesia. Itu sebagian sudah didistribusikan kepada jemaah haji untuk Kabupaten Tabalong,” ujar Nabhan Fansuri, Kepala Kemenhaj Tabalong.
Menjelang keberangkatan ibadah haji yang sekitar dua bulan lagi, Nabhan mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan. Jemaah juga diminta meningkatkan kebugaran fisik, memperdalam ilmu manasik, mengingat pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
