Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali menyiapkan bantuan RS-Rutilahu. Melalui Dinsos P3AP2KB Tabalong, sebanyak 100 rumah milik keluarga kurang mampu menjadi sasaran program dalam APBD Perubahan Tahun 2026.
Pemkab Tabalong terus berupaya meningkatkan kelayakan hunian bagi masyarakat kurang mampu. Salah satunya melalui program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni atau RS-Rutilahu.
Di APBD Induk Tahun 2026, Dinsos P3AP2KB Tabalong telah menyelesaikan program RS-Rutilahu untuk 45 rumah.
Program ini kemudian kembali dilanjutkan melalui APBD Perubahan Tahun 2026, dengan menyiapkan bantuan untuk 100 rumah tidak layak huni.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3AP2KB Tabalong, Dody Arief Priyono, menjelaskan ratusan rumah keluarga kurang mampu yang masuk dalam data Silangkarr menjadi sasaran program dan akan diverifikasi serta disesuaikan dengan kondisi masing-masing hunian.
“Kalau di induk kita kemarin mendapatkan anggaran alhamdulillah sudah terealisasi sebanyak 45 unit, itu ada rehab dan ada bangun baru. Kemudian di APBD-P kita dapat tambahan seratus unit, itu juga ada bangun baru dan ada rehab,” ujar Dody Arief Priyono, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3AP2KB Tabalong.
Dody berharap program RS-Rutilahu ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu.
Pihaknya juga berharap program ini dapat membantu keluarga kurang mampu memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Nova Arianti, TV Tabalong melaporkan.
