Pemerintah Kabupaten Tabalong akan melakukan penataan ulang Pasar Kapar, Kecamatan Murung Pudak, untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan pasar. Salah satunya dengan memindahkan area penjualan ikan dari dalam bangunan utama ke bagian samping pasar. Dengan penataan ini, bangunan utama pasar akan lebih teratur dan dikhususkan untuk pedagang pasar kering.
Rencana penataan ulang Pasar Kapar ini disampaikan Kepala DKUPP Tabalong, Soleh, usai mendampingi Komisi II DPRD Tabalong meninjau Pasar Kapar dan Pasar Bangkit Jangkung, pada Jumat, 18 September 2026.
Soleh menjelaskan, kondisi fisik Pasar Kapar saat ini sebenarnya sudah baik. Namun, bercampurnya area pasar basah dan pasar kering membuat lingkungan pasar masih terlihat kurang rapi dan kumuh.
“Nah sebenarnya Pasar Kapar ini yang kita baru selesaikan di 2025 akhir tadi memang masih ada beberapa kendala yang dialami. Kita terutama di pasar basah pasar ikan nah itu perlu kita akan relokasi ke samping tahun ini kita cuman dapat anggaran 400 juta cukup untuk kanopinya saja, sebenarnya kita menghendaki sama lantainya sama tempatnya gitu ya. Tapi ya nanti aja kita tambah lagi anggarannya kalau bisa. Permintaan saya nanti memohon ke Komisi 2 dan TAPD supaya tidak lagi terlihat kumuh. Saya melihat Pasar Kapar ini sudah bagus cuman penataannya aja lagi memindah pasar basah ke samping kanan jadi akan lebih rapi nanti sepanjangan,” kata Soleh, Kepala DKUPP Tabalong.
Relokasi pasar ikan diarahkan ke bagian samping bangunan utama. Dengan demikian, area utama pasar dapat difokuskan untuk pedagang pasar kering. Pemerintah daerah berharap penataan ini dapat membuat kondisi pasar lebih rapi, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Rencana relokasi ini mendapat dukungan dari Komisi II DPRD Tabalong. Namun, Komisi II meminta pemindahan pasar ikan dikaji lebih lanjut, agar lokasi baru benar-benar sesuai dan memberikan dampak positif bagi pasar.
“Tapi kita harus lihat kembali kalau itu kita geser ke samping malah di dalam tertutup makanya nanti itu kalau misal ada perubahan harus dikaji kembali dari dinas terkait apakah bagus ditaruh di luar atau terus difungsikan di dalam,” ujar Fahmi, Wakil Ketua Komisi II DPRD Tabalong.
Fahmi juga mengungkapkan bahwa pihaknya siap mendukung penambahan anggaran jika diperlukan, sehingga proses relokasi maupun renovasi Pasar Kapar dapat dilakukan maksimal untuk keseluruhan bangunan.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
