Home Blog Lewat Konsep Pasar Bangkit, Pasar Mingguan Diubah Jadi Ruang Multifungsi

Lewat Konsep Pasar Bangkit, Pasar Mingguan Diubah Jadi Ruang Multifungsi

by iin hendriyani

Program Pasar Bangkit yakni pasar bersih, aman, nyaman dan produktif, di Kabupaten Tabalong tidak hanya ditujukan untuk membenahi kondisi pasar mingguan. Konsep bangunan yang terbuka dan tanpa sekat, memungkinkan fasilitas pasar dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat di luar aktivitas jual beli.

Hal itu disampaikan Kepala DKUPP Tabalong, Soleh, saat ditemui di ruang kerjanya. Soleh menjelaskan bahwa Pasar Bangkit memiliki konsep yang berbeda dibandingkan pasar mingguan biasa.

Pasar Bangkit memiliki konsep bangunan yang terbuka tanpa sekat, sehingga bangunan tersebut nantinya tidak hanya digunakan para pedagang untuk berjualan ketika hari pasar, namun juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat desa, seperti perkawinan, kegiatan sosial, pendidikan bahkan keagamaan.

Dengan konsep ini, fasilitas pasar diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal oleh masyarakat. Selain konsep bangunannya yang multifungsi, pengelolaan Pasar Bangkit nantinya juga akan melibatkan koperasi yang berada di wilayah desa.

“Kita juga akan kerjasama dengan koperasi yang ada di wilayah pasar itu. Jadi bukan pemerintah yang mengelola, nanti pasar itu yang akan mengelola adalah koperasi. Baik koperasi KDMP maupun koperasi konvensional yang memang mempunyai kemampuan untuk mengelola Pasar Bangkit,” kata Soleh, Kepala DKUPP Tabalong.

Tidak hanya menyediakan ruang yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, Pasar Bangkit juga dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi gratis dari pemerintah. Fasilitas Wi-Fi tersebut dapat diakses apabila ingin melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas transaksi digital di pasar.

Nova Arianti, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment