Home Pembangunan Kodim 1008 Tabalong Bangun Jembatan Perintis Garuda, Buka Akses & Dorong Ekonomi Desa

Kodim 1008 Tabalong Bangun Jembatan Perintis Garuda, Buka Akses & Dorong Ekonomi Desa

by iin hendriyani

Kodim 1008 Tabalong menggelar kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahun Anggaran 2026, pada Senin, 6 April 2026, di Desa Mangkupis, Kecamatan Tanta. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, serta unsur Forkopimda Tabalong.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia dalam upaya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah terpencil. Program ini difokuskan pada peningkatan aksesibilitas masyarakat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan kesejahteraan di seluruh daerah.

Jembatan yang dibangun memiliki panjang 10 meter dan lebar 2,5 meter, yang dirancang untuk mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu membuka akses penghubung antar desa serta memperlancar aktivitas masyarakat.

Dandim 1008 Tabalong, Letkol Inf Alexander Allan Primadi, menuturkan, pembangunan jembatan ini merupakan wujud pelaksanaan amanah dari pemerintah pusat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan harus memiliki nilai guna yang tinggi serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Ada beberapa titik yang merupakan saran daripada beliau, permasalahannya itu, Pak Bupati, bahwa jembatan yang dibangun harus memiliki nilai guna yang tinggi. Berikutnya, sementara ini yang hanya dilalui oleh kendaraan roda dua. Tadi juga sudah dapat gambaran dari Pak Bupati bahwa ada beberapa jalan penghubung desa yang ada jembatannya serta yang memiliki akses untuk anak-anak kita ke sekolah, baik SMP maupun SMA,” ujar Letkol Inf Alexander Allan Primadi, Dandim 1008 Tabalong.

Letkol Inf Alexander Allan Primadi menambahkan, pihaknya berkomitmen dalam mendukung percepatan pembangunan, yaitu dengan target mampu menyelesaikan satu unit jembatan dalam waktu satu bulan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan infrastruktur, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan akses penghubung.

Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment