TABALONG – Bupati Tabalong, Haji Muhammad Noor Rifani mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di lingkungan permukiman maupun hutan dan lahan. Pasalnya musim kemarau di Tabalong diprediksi berlangsung hingga November mendatang.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Haji Muhammad Noor Rifani saat ditemui belum lama tadi.
Haji Fani meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas, untuk mencegah kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan dan menimbulkan kerugian. Pasalnya kondisi kemarau dan lahan yang kering meningkatkan risiko kebakaran di Tabalong.
Selain itu ia juga mengimbau warga memastikan kondisi rumah tetap aman dari potensi kebakaran, terutama saat akan bepergian. Masyarakat juga diminta memperhatikan sumber api dan peralatan listrik di lingkungan rumah.
“Sekali lagi saya mengimbau kepada kita semua, hasil dari BMKG kan bahwasanya kita baru di akhir November ini atau di November musim hujan ini mulai datang, tentu kita harus waspada baik itu lahan ataupun itu rumah kita karena memang ini rawan sekali bencana kebakaran ini karena memang semua dalam keadaan kering jadi mudah sekali tersulut, misalnya contoh hal kecil puntung rokok saja bisa terbakar, jadi kita semua perlu waspada hati-hati yang bepergian jauh keluar rumah segera mengecek kembali kompor, lampu-lampu itu supaya aman,” ujar M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Diketahui berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Tabalong, sejak Januari hingga 8 Oktober 2026 tercatat 91 kejadian kebakaran rumah di Tabalong. Sementara itu, hingga akhir September 2026, luas kebakaran hutan dan lahan di Tabalong telah mencapai lebih dari 364 hektare.
Gazali Rahman, TV Tabalong Melaporkan.
