Jemaah haji Tabalong yang tergabung dalam Kloter BDJ 03 Banjarmasin dijadwalkan tiba di Tanah Air pada dini hari 7 Juni 2026. Meski telah mendarat, jemaah masih harus menjalani sejumlah proses penyambutan dan administrasi dari PPIH Kalimantan Selatan. Karenanya, keluarga diimbau tidak terburu-buru untuk melakukan penjemputan.
Jemaah haji Tabalong yang tergabung dalam Kloter BDJ 03 dijadwalkan tiba pada 7 Juni 2026 sekitar pukul dua dini hari. Namun, setelah pesawat mendarat, jemaah masih harus mengikuti proses penerimaan resmi, pemeriksaan, serta pengambilan bagasi yang memerlukan waktu.
Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tabalong mengimbau keluarga jemaah haji agar menyesuaikan waktu penjemputan saat kedatangan jemaah. Keluarga diminta tidak terburu-buru melakukan penjemputan agar tidak menunggu terlalu lama selama proses penyambutan berlangsung.
“Maka kita himbau kepada keluarga jemaah yang akan menjemput di Asrama Haji, itu tidak harus segera datang ke Asrama Haji, apalagi pada tengah malam. Jadi sebaiknya bisa menjemput keluarganya di Asrama Haji kalau prosesnya sudah selesai,” ujar Nabhan Fansuri, Kepala Kemenhaj Tabalong.
Nabhan menambahkan, petugas telah mengingatkan jemaah haji untuk menata dan memberi tanda pada koper masing-masing sebelum kepulangan dari Tanah Suci. Dengan adanya langkah ini, proses pemilahan dan distribusi bagasi diharapkan dapat lebih mudah, terutama bagi jemaah yang akan dijemput langsung oleh keluarga di Asrama Haji.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
