Home Harga Bapok Edukasi Pedagang dan Konsumen, DKP3 Tabalong Sosialisasikan Gerbang Asuh

Edukasi Pedagang dan Konsumen, DKP3 Tabalong Sosialisasikan Gerbang Asuh

by iin hendriyani

Untuk memastikan daging yang beredar di pasar benar-benar aman, sehat, utuh, dan halal, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong menggelar sosialisasi inovasi Gerbang Asuh. Kegiatan ini menyasar langsung para pedagang dan masyarakat agar lebih peduli terhadap kualitas daging yang dijual dan dikonsumsi.

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong mensosialisasikan inovasi Gerbang Asuh atau Gerakan Bersama Ciptakan Daging Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Sosialisasi digelar di Pasar Tanjung pada 19 Februari 2026.

Dalam sosialisasi ini, baik pedagang maupun pembeli diberikan pemahaman tentang kriteria daging yang layak konsumsi. Aman artinya bebas dari bakteri dan zat berbahaya. Sehat berarti segar dan berkualitas. Utuh yaitu tidak dicampur dengan daging atau bagian lain. Serta halal, dipotong sesuai dengan syariat Islam.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Tabalong, dokter hewan Suwandi, menjelaskan sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi menyeluruh, baik kepada masyarakat maupun pedagang.

“Masyarakatnya kita edukasi supaya bisa memilih daging yang aman, sehat dan halal itu seperti apa. Yang kedua bagi pedagangnya kita juga edukasi bagaimana untuk melakukan layanan yang aman, sehat dan halal itu seperti apa, terutama di dalam hal bungkus. Kenapa saat ini banyak kita temukan bahwa untuk membungkus daging atau produk-produk peternakan itu masih menggunakan plastik berwarna hitam, nah itu tidak boleh karena plastik berwarna hitam itu apabila berinteraksi dengan daging maka zat warna hitam itu akan menempel di daging, apabila masuk dalam tubuh manusia itu yang akan lama-lama menimbulkan karsinogenik atau menimbulkan kanker pada manusia,” ujar drh. Suwandi, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Tabalong.

Medik veteriner ahli muda sekaligus inovator Gerbang Asuh, dokter hewan Akhmad Rizaldi, menyampaikan keunggulan memotong sapi di rumah potong hewan. Di RPH, proses penyembelihan diawasi oleh dokter hewan, lingkungan lebih steril, dan dilaksanakan sesuai syariat Islam. Ia juga mengatakan, dengan inovasi Gerbang Asuh, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam melakukan pemotongan hewan di RPH.

“Nah ini sudah terbukti dengan adanya sosialisasi Gerbang Asuh ini terjadi peningkatan pemotongan hewan di rumah potong hewan kita di kantor eks Disbunak Mabuun pada tahun 2024 berjumlah 263 ekor. Di tahun 2025 meningkat menjadi 353 ekor artinya terdapat kenaikan sekitar 30,4 persen,” jelas drh. Akhmad Rizaldi, Inovator Gerbang Asuh.

Di tahun 2026, pihaknya menargetkan layanan pemotongan dapat mencapai 400 ekor sapi. Peningkatan ini diharapkan berdampak pada terjaganya kualitas daging sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah.

Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment