Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong akan meningkatkan fasilitas asrama Balai Latihan Kerja BLK Tanjung dengan menambahkan pendingin ruangan atau AC. Peningkatan fasilitas ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan peserta pelatihan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tabalong meningkatkan kualitas pelayanan di Balai Latihan Kerja. Salah satunya dengan merencanakan pemasangan pendingin ruangan atau AC di asrama peserta pelatihan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2026.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tabalong, Hady Ismanto, menjelaskan penambahan fasilitas ini merupakan arahan Bupati Tabalong agar peserta dapat beristirahat dengan lebih nyaman setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Dengan kondisi fisik yang lebih baik, peserta diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran secara lebih maksimal.
Meski demikian, Disnaker tetap mempertahankan penerapan disiplin di lingkungan asrama. Fasilitas televisi tidak akan disediakan, sementara penggunaan telepon genggam tetap dibatasi pada pelatihan tertentu. Kebijakan ini dilakukan agar peserta dapat beristirahat dengan cukup dan lebih fokus mengikuti pelatihan tanpa gangguan.
“Pak Bupati menginginkan kita harus lebih meningkatkan fasilitas asrama BLK ini. Jadi kami asrama BLK itu nanti ada AC-nya, dan insyaallah di APBD perubahan kita juga akan memasangkan AC, tapi belum ada TV, karena kami jujur saja kalau kami taruh TV takutnya anak-anak ini tidak fokus dia, kayak contoh kecil untuk pelatihan alat berat itu, HP mereka saja kami sita sementara, tidak boleh, ketika mereka harus istirahat ya istirahat, jadi tidak boleh mereka main HP, ketika dia masuk asrama dia harus istirahat,” ujar Hady Ismanto, Kepala Disnaker Tabalong.
Menurut Hady Ismanto, penerapan aturan di asrama bukan hanya untuk menjaga kedisiplinan, tetapi juga membentuk karakter, sikap kerja, dan tanggung jawab peserta. Nilai-nilai tersebut dinilai sama pentingnya dengan keterampilan teknis saat memasuki dunia kerja. Ia juga mengimbau peserta pelatihan agar tetap menjaga fasilitas asrama BLK Tanjung, serta tidak meninggalkan kesan buruk setelah menggunakan fasilitas yang sudah disediakan.
Muhammad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.
