Home Blog BPBD Tabalong Ingatkan Pemudik untuk Perhatikan Hal Berikut!

BPBD Tabalong Ingatkan Pemudik untuk Perhatikan Hal Berikut!

by iin hendriyani

Memasuki arus mudik Idulfitri 1446 Hijriah tahun 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, baik sebelum meninggalkan rumah maupun selama dalam perjalanan mudik.

Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, meminta masyarakat yang akan mudik untuk memastikan rumah dalam kondisi aman. Di antaranya dengan memutus aliran listrik, mencabut stop kontak dan saklar, serta melepas semua perangkat elektronik dari sumber listrik. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mencabut regulator gas dari tabung guna menghindari risiko kebakaran.

Dokumen penting dan surat berharga diimbau untuk diamankan di tempat yang lebih terlindungi. Bagi pemudik yang meninggalkan kendaraan atau alat transportasi di rumah, disarankan untuk menitipkannya di tempat yang aman.

Lebih lanjut, BPBD juga meminta masyarakat untuk memberitahu tetangga yang tidak mudik agar bisa saling membantu jika terjadi kondisi darurat. Untuk penanganan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center BPBD Tabalong di nomor 0822-1010-7129.

Selama perjalanan, pemudik juga diminta memperhatikan rambu-rambu kebencanaan, seperti peringatan daerah rawan longsor, banjir, maupun pohon tumbang. Cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, hujan intensitas tinggi, tanah longsor, serta banjir bandang juga patut diwaspadai dalam waktu dekat.

“Para pemudik, di dalam perjalanan kami juga mengimbau agar tetap waspada dan berhati-hati dengan memperhatikan rambu-rambu kebencanaan yang ada di daerah yang berpotensi rawan bencana, seperti rambu tanah longsor, rambu rawan banjir, dan rambu rawan pohon tumbang. Kami mohon itu diperhatikan. Kemudian juga, kami harap para pemudik waspada terhadap cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Cuaca ekstrem itu seperti angin kencang, puting beliung, dan untuk bencana hidrometeorologi yaitu hujan dengan intensitas tinggi, kemudian tanah longsor, banjir, dan banjir bandang.” ujar Haris Fakhrozi, Kalak BPBD Tabalong.

Imbauan ini diberikan sebagai upaya mitigasi bencana agar masyarakat dapat melakukan penyelamatan dan evakuasi mandiri sebelum bantuan dari BPBD tiba di lokasi.

(Muhammad Ariadi, TV Tabalong)

You may also like

Leave a Comment