Home Blog BBM Gratis untuk Relawan UPBS, BPBD Tegas: Jangan Dijual!

BBM Gratis untuk Relawan UPBS, BPBD Tegas: Jangan Dijual!

by iin hendriyani

Tanjung – BPBD Tabalong mengatur mekanisme pembagian 8 ribu liter BBM untuk relawan UPBS dan Redkar se-Tabalong. Penyaluran dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan keaktifan dan kebutuhan operasional masing-masing UPBS.

Pembagian BBM untuk relawan Unit Penanggulangan Bencana Swadaya atau UPBS dan relawan Pemadam Kebakaran atau Redkar di Tabalong, dilakukan dengan mekanisme yang telah diatur BPBD Tabalong.

Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi menyebut, pada tahap awal, BBM akan dibagikan secara merata yakni 45 liter BBM kepada UPBS dan Redkar yang memiliki unit operasional, termasuk yang memiliki mesin pemadam portable.

Selanjutnya, BPBD akan melakukan evaluasi berdasarkan keaktifan masing-masing UPBS dan Redkar dalam penanganan bencana.

Untuk memudahkan pengambilan, BPBD menyiapkan dua SPBU sebagai titik penyaluran, yaitu SPBU Gunung Batu dan SPBU Kasiau.

UPBS dan Redkar wilayah utara akan mengambil BBM di SPBU Kasiau, sementara wilayah tengah dan selatan di SPBU Gunung Batu. Bagi UPBS atau Redkar yang berada jauh dari titik pengambilan, BPBD menyiapkan tambahan bantuan untuk kebutuhan bahan bakar transportasi.

“Artinya BBM-nya ngambil di dua SPBU yang sudah kita bekerjasama dan dijamin tidak antri karena ini prioritas. Jadi sekali lagi kami akan memberi bantuan dalam bentuk BBM, jadi tidak bisa dengan bentuk diuangkan. Kemudian kawan-kawan juga tidak bisa menyampaikan BBM yang sudah dibeli. Tapi ini langsung, supaya menghindari hal yang tidak diinginkan. Jadi kalau tidak mengisi BBM-nya, tidak menyampaikan ke kami tentu tidak dapat. Misalnya meminta bon kemudian diuangkan atau dapat bon dari luar, itu tidak, karena kita akan mulai dari nol semua ini,” ujar Haris Fakhrozi, Kepala BPBD Tabalong.

Melalui mekanisme tersebut, BPBD Tabalong memastikan penyaluran BBM dapat tepat sasaran, sekaligus mendukung operasional relawan UPBS dan Redkar dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Muhamad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment