Home Blog Tak Hanya Baca Buku! Perpustakaan Tabalong Jadi Panggung Adu Suara

Tak Hanya Baca Buku! Perpustakaan Tabalong Jadi Panggung Adu Suara

by iin hendriyani

Tabalong, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong menggelar lomba menyanyi bagi pelajar SLTP dan SLTA sederajat se-Kabupaten Tabalong, Selasa, 27 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 30 peserta untuk mengasah kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap lagu daerah.

Lomba ini diikuti 30 pelajar, terdiri dari 15 peserta tingkat SLTP dan 15 peserta tingkat SLTA. Setiap peserta wajib membawakan Mars Perpustakaan Tabalong dan satu lagu pilihan daerah Banjar. Sejumlah lagu yang dipilih di antaranya Karindangan, Kasih Putus di Lu’uk Badangsanak, Halin, Uma Abah, Manampi Baras, dan Tanjung Bungas.

Kepala Dispersip Tabalong, Norhayati, menyampaikan, lomba ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat seni suara, melatih kepercayaan diri, serta meningkatkan keterampilan bersosialisasi. “Selain untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat, minat, serta kreativitas siswa di bidang seni suara, hal lain dari dilaksanakannya lomba seni suara juga untuk meningkatkan keterampilan diri. Seni suara juga dapat melestarikan budaya lokal dan nasional melalui pembawaan lagu-lagu daerah dan Mars Perpustakaan, mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju serta budaya dari luar yang dijadikan idola bagi siswa atau pelajar saat ini,” ujar Norhayati, Kepala Dispersip Tabalong.

Sementara itu, salah satu dewan juri, Gusti Indra Setiawan, menjelaskan bahwa penilaian meliputi kualitas vokal, penguasaan lagu, penjiwaan, serta ekspresi dan penampilan peserta. “Untuk lomba menyanyi ini adalah vokal, yang tentunya yang utama, menyesuaikan dengan lagu-lagu pilihan. Penilaiannya penguasaan lagu itu sendiri, kemudian penjiwaan dalam menyanyikan, dan penampilan mereka dibebaskan bagaimana mereka mengekspresikan lagu itu sendiri,” tutur Gusti Indra Setiawan, Dewan Juri.

Gusti menambahkan, bobot penilaian terdiri dari 60 persen untuk lagu wajib dan 40 persen untuk lagu pilihan. Ia berharap, kompetisi ini dapat menjaring pelajar berbakat sekaligus mendorong generasi muda untuk terus melestarikan budaya daerah.

Melalui kegiatan ini, Dispersip Tabalong juga berupaya menarik minat pelajar untuk berkunjung ke perpustakaan dan memanfaatkannya sebagai ruang kreativitas serta pengembangan potensi diri.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong Melaporkan.

You may also like

Leave a Comment