Home Blog Dua Hari Kabut Asap Mulai Menghilang, Warga Tabalong Bersyukur!

Dua Hari Kabut Asap Mulai Menghilang, Warga Tabalong Bersyukur!

by iin hendriyani

Setelah sempat diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, kondisi udara di Tabalong kini mulai membaik dalam dua hari terakhir. Warga pun bersyukur karena dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman, dan berharap kabut asap tidak kembali lagi.

Kabut asap yang mulai menghilang dalam dua hari terakhir membawa kelegaan bagi warga Kabupaten Tabalong. Udara yang sebelumnya terasa pengap kini mulai lebih nyaman untuk beraktivitas.

Bahkan penurunan kualitas udara secara signifikan pun tercatat di ISPU Kemen LHK. Dari sebelumnya mencapai 4000, per pukul 17.00 WITA Rabu 28 Oktober 2026, ISPU Tabalong tercatat di angka 116 untuk PM 2,5 dan 73 PM 10. Di samping itu, titik panas atau hotspot juga tidak ditemukan.

Kondisi ini pun turut dipengaruhi oleh turunnya hujan di sejumlah wilayah Tabalong dan Kalimantan Selatan dalam 2 hari terakhir.

Salah seorang warga, Gusti, mengaku bersyukur karena selama dua hari terakhir dirinya tidak lagi menggunakan masker seperti saat kabut asap menyelimuti wilayahnya.

“Alhamdulillah masker ulun kada tapakai lagi 2 hari ini kayaknya keliling ada hujan sudah, jadi suasana udah bernafas sudah mulai enak,” ujar Gusti, warga Tabalong.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Suriansyah. Ia merasakan pernapasan kini lebih nyaman setelah kabut asap mulai menghilang. Menurutnya, sebelumnya asap cukup mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat tubuh terasa kurang bertenaga.

“Alhamdulillah dalam 2 hari ini kabut kada lagi turun kan pernafasan pun nyaman jadinya. Sebelumnya kalau lagi ada asap ya aktivitas kami kurang juga kan kaya kehilangan tenaga pernafasan kurang,” ujar Suriansyah, warga Tabalong.

Meski kondisi udara mulai membaik, warga berharap keadaan ini dapat terus bertahan. Masyarakat juga berharap hujan turun merata untuk membantu mengurangi risiko karhutla, sehingga kabut asap tidak kembali menyelimuti Kabupaten Tabalong.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment