TABALONG — Rangkaian program Adarospectapreneur Tabalong 2026 resmi dibuka pada Kamis 8 Oktober 2026 di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi Pembataan. Tahun ini, Adarospectapreneur mengusung tema, “Bersama Mendorong UMKM Tabalong Tumbuh Inovatif dan Naik Kelas.”
Pemukulan gong oleh Bupati Tabalong Haji Muhammad Noor Rifani bersama perwakilan PT Adaro Indonesia dan sejumlah pihak terkait, menjadi pertanda dimulainya kick off Adarospectapreneur Tabalong 2026.
Program ini menghadirkan pendampingan usaha bagi 105 peserta baru. Para peserta akan dibekali materi kewirausahaan, mulai dari manajemen keuangan, strategi pemasaran, Business Model Canvas atau BMC, pemasaran online, hingga inovasi bisnis.
Perwakilan PT Adaro Indonesia, Muhammad Arief menyebut, program ini dapat terlaksana berkat kolaborasi pemerintah, dunia usaha, perbankan, akademisi, dan lembaga pendukung, untuk membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.
“Untuk kemajuan UMKM ini tidak hanya melibatkan satu pihak saja, misalnya Dinas Perindagkop saja, tapi dengan adanya kolaborasi ini, kita semua masing-masing punya peran untuk memajukan UMKM, jadi bukan hanya peran Dinas UMKM, bukan peran Adaro saja, tapi semua stakeholder, semua instansi, semua perusahaan itu juga memiliki tanggung jawab atau memiliki tugas masing-masing sesuai tupoksinya untuk sama-sama memajukan UMKM,” ujar Muhammad Arief, Perwakilan PT Adaro Indonesia.
Sementara itu Bupati Tabalong, Haji Muhammad Noor Rifani, menilai Adaro Spectapreneur selaras dengan program Tabalong Smart, termasuk upaya mencetak 15 ribu tenaga terampil dan wirausaha.
“UMKM Tabalong harus naik kelas, tetapi kita harus menciptakan UMKM yang naik kelas ini benar-benar terpadu, benar-benar mempunyai dampak yang lebih luas, kami berharap nantinya apa yang sudah diajarkan, dilatih, kemudian didampingi perizinannya, dibranding, ini nanti benar-benar nanti mempunyai produk unggulan yang nantinya bisa dipasarkan, ini harapan kita,” tutur M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Melalui program ini, Haji Fani berharap UMKM Tabalong mampu menghasilkan produk unggulan yang inovatif dan berdaya saing, sehingga dapat menjangkau pasar lebih luas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong melaporkan.
