Tanjung – Bantuan 8 ribu liter BBM dari Pemerintah Kabupaten Tabalong disambut baik para relawan. Bantuan ini dinilai membantu operasional relawan, yang sebelumnya harus mengandalkan dana pribadi dan swadaya untuk memenuhi kebutuhan BBM.
Bantuan BBM yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Tabalong menjadi dukungan tambahan bagi para relawan UPBS dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana.
Terlebih saat menangani Karhutla, BBM menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang mobilitas dan operasional relawan di lapangan.
Sebelum mendapat bantuan pemerintah daerah, sejumlah relawan mengaku harus mengandalkan dana pribadi atau swadaya untuk memenuhi kebutuhan BBM. Bahkan, dalam kondisi tertentu, relawan bisa mengalami kendala BBM saat menuju lokasi penanganan bencana.
Sejumlah relawan menyebut dukungan BBM ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas saat menangani Karhutla, sekaligus mengurangi ketergantungan pada dana pribadi.
“Sering juga kehabisan minyak di jalan, jadi patungan. Nah itupun dengan dana swadaya kami, tapi ternyata alhamdulillah saat ini dari Pemerintah Tabalong ada memberikan BBM. Jadi ini sangat bermanfaat bagi kami bertugas, mudah-mudahan lancar lah,” ujar Anwar, Relawan UPBS Prema.
“Biasanya untuk BBM ni kami swadaya ae kumpul-kumpul duitnya, duit pribadi masalah minyak. Nah ini kan dibantu Bupati sudah seluruh relawan dengan jumlah 8.000 liter. Kami banyak-banyak terima kasih kepada Bupati,” ujar Zainal, Relawan UPBS Talabang.
Diketahui bantuan 8 ribu liter BBM ditujukan untuk kurang lebih 100 UPBS dan Redkar yang tersebar di 12 kecamatan di Tabalong.
Di tahap awal, BBM akan dibagikan secara merata yakni 45 liter BBM kepada UPBS dan Redkar yang memiliki unit operasional, termasuk yang memiliki mesin pemadam portable.
Muhamad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.
