TABALONG — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tabalong turut menjadi perhatian Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong, khususnya terhadap keberadaan satwa liar dan satwa endemik Kalimantan.
Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Aris Setiawan, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya satwa endemik Kalimantan yang terdampak langsung akibat karhutla.
“Alhamdulillah, sampai saat ini dari hasil patroli dan laporan masyarakat, kita belum menerima adanya satwa, khususnya satwa endemik Kalimantan, yang terdampak karhutla,” ujar Aris.
Meski belum ditemukan laporan satwa yang menjadi korban, KPH Tabalong tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi satwa liar di kawasan hutan. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak kebakaran terhadap habitat maupun pergerakan satwa.
Salah satu satwa yang menjadi perhatian adalah orangutan, yang keberadaannya terpantau di wilayah Desa Talan dan Habau. KPH Tabalong terus memantau kondisi kawasan tersebut untuk memastikan keberadaan satwa tetap terpantau di tengah terjadinya karhutla.
Aris menjelaskan, pemantauan tidak hanya dilakukan melalui patroli petugas, tetapi juga dengan mengandalkan laporan dari masyarakat. Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk mengetahui kondisi satwa liar, terutama apabila ditemukan satwa yang keluar dari habitatnya akibat terganggunya kawasan hutan.
“Kita masih terus melakukan pemantauan. Untuk wilayah lain juga sampai saat ini kita belum menerima laporan terkait satwa endemik yang terdampak,” jelasnya.
KPH Tabalong juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan satwa liar di sekitar kawasan hutan maupun permukiman.
Laporan tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti petugas, terutama apabila satwa ditemukan dalam kondisi terancam, terluka, atau berada di luar habitatnya.
Dengan pemantauan dan keterlibatan masyarakat, kondisi satwa liar di tengah ancaman karhutla diharapkan dapat terus terpantau dan penanganan dapat dilakukan dengan cepat apabila ditemukan satwa yang terdampak.
Muhamad Khairillah, TV Tabalong.
