Kemunculan beruang madu di Kecamatan Haruai membuat warga yang beraktivitas sebagai penyadap karet menjadi resah. Satwa tersebut beberapa kali terlihat di sekitar kebun dan disebut pernah merusak pondok milik warga.
Laporan munculnya beruang madu di wilayah Desa Nawin dan Bongkang, Kecamatan Haruai, diterima Kesatuan Pengelolaan Hutan atau KPH Tabalong beberapa minggu lalu.
Kemunculan satwa liar tersebut menjadi perhatian, mengingat sebagian warga masih beraktivitas di sekitar kebun karet yang berdekatan dengan kawasan hutan.
Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Aris Setiawan, menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA untuk menangani kemunculan beruang tersebut.
“Cuman untuk minggu kemarin, kita ada menerima laporan bahwa ada beruang di Kecamatan Haruai dan sudah kita koordinasikan dengan teman-teman BKSDA. Kemarin juga sudah dilakukan pemasangan kandang jebak. Nanti akan kita bawa kalau satwa itu masuk ke kandang jebak, dan kita bawa ke BKSDA Banjarbaru,” ujar Aris.
Aris juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan, terutama jika menemukan satwa liar.
Warga diminta tidak mendekati, mengganggu, atau melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri maupun satwa.
Muhammad Khairillah – TV Tabalong
