TABALONG – Komisi I DPRD Kabupaten Tabalong memastikan penambahan 15 titik baca akan direalisasikan melalui APBD Perubahan Tahun 2026. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses literasi masyarakat hingga ke desa-desa.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Tabalong, Akhmad Helmi, saat melakukan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tabalong, Senin (21/9/2026).
Akhmad Helmi menjelaskan, penambahan titik baca tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan Dispersip Tabalong, dengan target pembangunan 15 titik baca baru pada tahun 2026.
Hingga saat ini, Dispersip Tabalong telah membangun sebanyak 55 titik baca yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Tabalong.
Menurut Helmi, anggaran untuk penambahan 15 titik baca tersebut telah disetujui dalam APBD Perubahan Tahun 2026. Sementara untuk lokasi penempatannya, nantinya akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, khususnya Bupati Tabalong.
“Sebagaimana disampaikan tadi bahwa di perubahan anggaran di tahun 2026 ini akan menambah lagi titik baca sebanyak 15 titik. Nanti penempatan titik bacanya akan dikonsultasikan dan dikorelasikan dengan pemerintah daerah, khususnya Bupati Tabalong. Untuk anggaran 15 titik sudah kami setujui di anggaran perubahan,” ujar Helmi.
Akhmad Helmi berharap penambahan 15 titik baca tersebut dapat semakin mendekatkan akses masyarakat terhadap buku dan bahan bacaan.
Selain itu, keberadaan titik baca di berbagai wilayah diharapkan dapat mendorong minat baca masyarakat, khususnya di desa-desa yang membutuhkan akses layanan literasi.
Komisi I DPRD Tabalong juga menyatakan akan terus mendukung program-program Dispersip sebagai mitra kerja dalam memperluas layanan literasi bagi masyarakat.
Dengan adanya penambahan titik baca, akses terhadap bahan bacaan diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat sekaligus mendukung pengembangan budaya literasi di Kabupaten Tabalong.
Gazali Rahman – TV Tabalong
