Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD, mengumumkan hasil penilaian Indikator Kinerja Keuangan Perangkat Daerah untuk triwulan pertama dan kedua tahun 2026 pada Kamis, 17 September 2026, di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi.
Penilaian ini dilakukan melalui aplikasi PIKAD, atau Pengukuran Indikator Kinerja Keuangan Perangkat Daerah, yang memuat dan memantau sejumlah indikator kinerja keuangan, termasuk realisasi anggaran dan pertanggungjawabannya.
Hasil penilaian Indikator Kinerja Keuangan Perangkat Daerah Kabupaten Tabalong, untuk triwulan pertama dan kedua, terbagi dalam 2 kategori yakni Kategori 1 meliputi Dinas, Badan, Sekretariat, Inspektorat, dan BLUD. Dan Kategori 2 khusus kecamatan.
Untuk triwulan pertama Kategori 1, peringkat terbaik pertama diraih Sekretariat Daerah, terbaik kedua Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta terbaik ketiga Dinas Tenaga Kerja.
Sedangkan Kategori 2, peringkat pertama diraih Kecamatan Jaro, terbaik kedua Kecamatan Haruai, dan terbaik ketiga Kecamatan Kelua.
Pada triwulan kedua Kategori 1, Dinas Tenaga Kerja meraih peringkat terbaik pertama, disusul Dinas Kesehatan sebagai terbaik kedua, dan Sekretariat Daerah di peringkat ketiga.
Sementara itu, untuk Kategori 2, peringkat terbaik pertama diraih Kecamatan Muara Uya, terbaik kedua Kecamatan Jaro, dan terbaik ketiga Kecamatan Upau.
Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani tutur, aplikasi PIKAD memberikan gambaran kinerja masing-masing SKPD melalui berbagai indikator, sehingga penilaian tidak hanya berdasarkan penyerapan anggaran.
“PIKAD ini bagus sekali, dapat melihat kinerja masing-masing dari sisi banyak indikatornya, bukan hanya penyerapan anggaran tapi bagaimana pertanggungjawabannya ada itu poin-poinnya,” kata M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Melalui penilaian berbasis aplikasi PIKAD, Pemerintah Kabupaten Tabalong dapat memantau dan mengevaluasi kinerja keuangan perangkat daerah secara lebih terukur.
Hasil penilaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh SKPD, untuk terus meningkatkan realisasi anggaran, akuntabilitas, dan kinerja pelaksanaan program pemerintah daerah.
Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.
