Home Blog Pertumbuhan Ekonomi Tabalong Triwulan II Naik ke 5,91%, Bupati: Dampak Program Pembangunan

Pertumbuhan Ekonomi Tabalong Triwulan II Naik ke 5,91%, Bupati: Dampak Program Pembangunan

by iin hendriyani

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tabalong pada triwulan kedua tahun 2026 menunjukkan peningkatan. Angka pertumbuhan ekonomi Tabalong naik dari 5,7 persen menjadi 5,91 persen. Pemerintah Kabupaten Tabalong menilai peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani, dalam rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Tabalong, di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, pada 7 September 2026. Sejumlah hal strategis menjadi pembahasan di rakor ini, mulai dari perkembangan tujuh program prioritas, realisasi belanja daerah, proses lelang dan pengadaan, hingga perkembangan pertumbuhan ekonomi.

Bupati Tabalong Haji Fani menyebut, tujuh program prioritas Pemerintah Kabupaten Tabalong sejauh ini berjalan sesuai dengan target yang diharapkan. Sementara itu, meningkatnya pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua menjadi hal yang menggembirakan, terlebih ketika sejumlah daerah lain justru mengalami penurunan.

“Terkait dengan pertumbuhan ekonomi bahwasanya ada hal menggembirakan di triwulan 2 ini, dari 5,7 menjadi 5,91 Kabupaten Tabalong, mengalami peningkatan dibandingkan kabupaten ada yang mengalami penurunan, jadi kita sangat bersyukur bahwasanya kegiatan yang kita lakukan sudah berjalan pada jalur yang benar dan tentu ini adalah hasil kolaborasi kebersamaan dan sinergi dunia usaha masyarakat dan seluruh stakeholder,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Bupati menilai, pertumbuhan ekonomi tersebut didorong sejumlah sektor, di antaranya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM, sektor pertanian, serta investasi. Sektor pertanian dinilai memiliki peran penting, mengingat sekitar 60 persen penduduk Tabalong berprofesi sebagai petani.

Di sisi lain, kondisi daerah yang dinilai kondusif juga menjadi modal penting dalam mendorong investasi dan aktivitas perekonomian. Pemerintah daerah juga terus mendorong pertumbuhan UMKM, di antaranya melalui program 15 ribu tenaga terampil, serta fasilitas Kredit Tabalong Smart.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment