Home Pemerintahan Pengaduan Masyarakat lewat SP4N LAPOR Makin Meningkat, Masuk 154 Aduan hingga Agustus 2026

Pengaduan Masyarakat lewat SP4N LAPOR Makin Meningkat, Masuk 154 Aduan hingga Agustus 2026

by iin hendriyani

Aduan masyarakat melalui layanan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional atau SP4N-LAPOR di Kabupaten Tabalong terus meningkat. Hingga 11 Agustus 2026, sudah 154 aduan masuk. Jumlah ini mendekati total aduan sepanjang tahun 2025 yang mencapai 175 aduan.

Layanan SP4N-LAPOR! masih menjadi salah satu wadah yang dimanfaatkan masyarakat Tabalong untuk menyampaikan keluhan, aduan, maupun saran terkait pelayanan dan pembangunan daerah. Hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 154 aduan telah diterima melalui kanal SP4N-LAPOR.

Aduan yang disampaikan masyarakat cukup beragam. Di antaranya terkait infrastruktur jalan dan jembatan, perindustrian, pendidikan, perhubungan, lingkungan hidup, serta berbagai persoalan pelayanan publik lainnya. Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Tabalong, Eka Rismawina, menilai tingginya jumlah aduan menunjukkan masyarakat masih aktif memanfaatkan SP4N-LAPOR sebagai saluran komunikasi dengan pemerintah.

“Dari jumlah aduan yang terkumpul di tahun 2026 lebih meningkat dibandingkan tahun 2025 jadi berdasarkan data kami di tahun 2025 disepanjang tahun dari januari-desember jumlah aduan yang terkumpul ada sebanyak 175 aduan, sedangkan di tahun 2026 ini hingga per hari ini di bulan agustus tanggal 11 agustus ini jumlah aduan yang terkumpul itu sudah 154 aduan, melihat tren ini kami positif dan yakin kanal span lapor masih diminati dan merupakan kanal yang digunakan masyarakat tabalong menjadi sebuah sarana mengajukan keluhan aduan dan berbagaimacam saran untuk program-program dikabupaten Tabalong,” ujar Eka Rismawina, Kabid IKP Diskominfo Tabalong.

Wina menambahkan, pihaknya baru saja mengikuti evaluasi SPAN LAPOR dari Kementerian Dalam Negeri dan kementerian terkait lainnya. Dalam evaluasi tersebut SK SPAN LAPOR diperbaharui hingga ke kepala bidang atau sekretaris, sehingga dapat ditindak lanjuti lebih efektif.

Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment