Home Lingkungan Kebakaran Hanguskan Enam Rumah di Desa Solan, 24 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Hanguskan Enam Rumah di Desa Solan, 24 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

by iin hendriyani

Enam buah rumah warga di Desa Solan, Kecamatan Jaro, ludes terbakar pada Selasa dini hari. Akibat kejadian tersebut, enam kepala keluarga dengan total 24 jiwa kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Kebakaran terjadi di Desa Solan, Kecamatan Jaro, pada Selasa 14 Juli 2026 sekitar pukul dua hingga tiga dini hari. Api dengan cepat membesar dan melalap enam rumah warga sehingga para penghuni hanya sempat menyelamatkan diri.

Camat Jaro, Mahmud Riyadi menjelaskan, kejadian ini menyebabkan enam keluarga dengan total 24 jiwa kehilangan tempat tinggal. Seluruh bangunan rumah yang terbakar mengalami kerusakan berat sehingga para korban untuk sementara harus mengungsi ke rumah kerabat sambil menunggu bantuan.

Mahmud Riyadi mengajak masyarakat untuk menjadikan kebakaran ini sebagai pengingat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terlebih di tengah kondisi musim kemarau dan cuaca panas yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Masyarakat pun diimbau lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan yang berpotensi memicu api.

“Harapan kami keluarga yang terkena musibah ini diberi kesebaran, ketebahan, bagaimanapun musibah ini tidak ada yang kita inginkan. Tapi harapan kami juga ini juga pembelajaran bagi kita semua. Semoga semua masyarakat, seluruh masyarakat di kecamatan Jaro ini lebih waspada. Apalagi saat ini musim panas kemarau, jadi mungkin jadi pembelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap kemungkinan kemudian terjadi kebakaran yang ada di wilayah kita,” ujar Mahmud Riyadi, Camat Jaro.

Sementara itu, salah satu korban kebakaran, Yuliana mengaku terbangun setelah mendengar teriakan minta tolong dari tetangganya. Saat pintu dibuka, api sudah membesar di dalam rumah dan dalam hitungan menit menjalar ke rumah-rumah lain. Meski sempat ada warga yang berusaha memadamkan api dan menyelamatkan barang, besarnya api membuat seluruh isi rumah tidak berhasil diselamatkan.

“Jadi abahnya lawan anak ulun indra ni kadada yang menolong barang dirumah kami, fokus menolong tetangga yang keapian pertama timbul tadi, disimbur-simbur kadamau pajah sekalinya menyebar ke plafon kamar indra tadi, jadi kami kada sempat menolong barang kami sedikit pun habis pang, jadi keluar membawa barang yang selembar diawak aja,” kata Yuliana, Korban kebakaran.

Yuliana mengaku bersyukur atas bantuan yang mulai berdatangan. Ia pun berharap dukungan lanjutan untuk membantu pembangunan kembali rumah mereka agar dapat segera kembali menempati hunian yang layak.

Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment