Suasana akrab dan penuh kehangatan mewarnai jalannya lomba Balogo silaturahmi pasangan suami istri atau pasutri se-Banua Enam Plus yang digelar oleh Gabungan Olahraga Balogo Indonesia, GOBI Tabalong, di Lapangan Balogo Candi Alang, Kelurahan Agung, Kabupaten Tabalong. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan olahraga tradisional Balogo.
Lomba Balogo kategori pasutri yang digelar di Lapangan BCA Agung, dilaksanakan pada 11 Juli 2026. Peserta yang datang dari berbagai daerah di wilayah Banua Enam, seperti Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan, Hulu Sungai Tengah, dan Hulu Sungai Selatan, bahkan dari Kabupaten Paser Kalimantan Timur, tampak antusias mengikuti pertandingan.
Tidak hanya berkompetisi meraih poin tertinggi, para peserta yang notabene pasangan suami istri juga terlihat menikmati jalannya pertandingan dengan penuh keakraban dan kemesraan. Sehingga menjadikan lomba ini semakin menarik dan penuh suasana kekeluargaan.
Panitia pelaksana, Mohammad Mugeni, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusias peserta dalam kegiatan ini. Dari target sekitar 25 pasangan, tercatat sebanyak 40 pasangan hadir mengikuti lomba, dengan tingkat kehadiran hampir 100 persen. Menurutnya, masih ada peserta dari luar wilayah Banua Enam yang sempat mendaftar, namun berhalangan hadir secara mendadak.
Kategori pasangan suami istri dipilih karena selama lebih dari 5 hingga 6 tahun, kompetisi Balogo didominasi oleh kategori perorangan, ganda, dan tim beregu. Melihat perkembangan komunitas Balogo pasutri yang semakin aktif, GOBI Tabalong akhirnya menggelar ajang khusus sebagai wadah silaturahmi sekaligus menyalurkan hobi para pecinta Balogo khususnya pasangan suami istri.
“Alasan kita memilih kategori pasutri ini, dari selama ini kegiatan Balogo, hampir 5 tahun atau 6 tahun selalu event lombanya selalu kategori tim 3 orang, tim 2 orang, dan perorangan, kita melihat perkembangan komunitas Balogo pasutri ini sangat signifikan, sehingga dari kawan-kawan membuat grup komunitas Balogo pasutri ini, sehingga dari pembicaraan keseharian hingga saat ini mereka ingin mengadakan event khusus silaturahmi Balogo pasutri, sehingga alhamdulillah hari ini kita melaksanakan dan sangat terima kasih kembali kepada Ketua KORMI yang telah membantu kegiatan ini,” ujar Mohammad Mugeni, Panitia Pelaksana.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, komunitas Balogo pasutri, serta Ketua KORMI Kabupaten Tabalong yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Lomba Balogo pasutri diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya melestarikan olahraga tradisional, tetapi juga mempererat silaturahmi dan keharmonisan keluarga melalui olahraga tradisional.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong melaporkan.
