Persaingan di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan semakin ketat dari tahun ke tahun. Meski Kabupaten Tabalong belum mencapai target pada MTQ ke-37 tahun 2026, LPTQ Tabalong menegaskan hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan daya saing kafilah pada MTQ tahun 2027.
Hasil MTQ ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan menjadi catatan bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an atau LPTQ Tabalong. Meski berada di peringkat kesembilan, LPTQ menilai prestasi kafilah Tabalong tetap menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut disampaikan Ketua LPTQ Tabalong, Sahidul Bakhri, usai penutupan MTQ ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis, 25 Juni 2026, di Kabupaten Barito Kuala.
Menurut Sahidul Bakhri, hasil tahun ini tidak sepenuhnya mencerminkan penurunan kualitas peserta Tabalong. Jumlah medali yang diraih justru meningkat dibanding tahun sebelumnya. Namun, peningkatan kualitas peserta di hampir seluruh kabupaten dan kota membuat persaingan menjadi jauh lebih kompetitif.
Sejumlah peserta Tabalong bahkan berhasil menembus babak final dan hanya terpaut tipis dari posisi juara. Kondisi ini menunjukkan bahwa kafilah Tabalong memiliki potensi besar untuk bersaing pada ajang berikutnya.
“Kita untuk MTQ ke depan ingin mengikuti MTQ di tingkat provinsi tahun 2027 di HSU. Kita akan melakukan nantinya pembinaan dari para pelatih-pelatih provinsi bahkan pelatih-pelatih dari tingkat pusat. Kami yakin kita akan bersaing nantinya di tingkat provinsi pada tahun 2027 nanti,” ujar Sahidul Bakhri, Ketua LPTQ Tabalong.
Untuk menghadapi MTQ Provinsi tahun 2027 di Kabupaten Hulu Sungai Utara, LPTQ Tabalong berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh. Pembinaan akan diperkuat dengan melibatkan lebih banyak pelatih dari tingkat provinsi hingga nasional, serta meningkatkan program pemusatan latihan agar kemampuan peserta semakin matang.
LPTQ Tabalong berharap melalui pembinaan yang lebih terencana dan berkelanjutan, kafilah Tabalong mampu meraih prestasi yang lebih baik dan kembali menjadi salah satu kontingen yang diperhitungkan pada MTQ tingkat provinsi mendatang.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
