Pemerintah Kabupaten Tabalong mulai mencairkan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara sejak 10 Juni 2026. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Tabalong mengimbau ASN agar memanfaatkan dana tersebut secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru serta mendukung perputaran ekonomi lokal.
Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menyalurkan gaji ke-13 kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di lingkungan Pemkab Tabalong. Pencairan yang dimulai pada 10 Juni 2026 ini menjangkau 5.334 pegawai. Jumlah tersebut terdiri dari 3.468 PNS dan 1.866 PPPK.
Untuk pembayaran gaji ke-13 PNS, Pemkab Tabalong mengalokasikan anggaran lebih dari 17,4 miliar rupiah. Sementara untuk PPPK, anggaran yang dikucurkan mencapai lebih dari 7,2 miliar rupiah. Pembayaran meliputi gaji pokok, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, serta tunjangan lain yang mengacu pada penggajian bulan Mei.
Kepala BPKAD Tabalong, Husin Ansari, menjelaskan bahwa gaji ke-13 pada dasarnya diberikan untuk membantu ASN memenuhi kebutuhan pendidikan anak menjelang masa masuk sekolah. Namun, di sisi lain, dana tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah.
“Kami menghimbau dengan adanya gaji ke-13 ini, pertama para ASN itu bisa memanfaatkannya, khususnya untuk biaya sekolah anak-anak yang bersangkutan, jadi itu tujuannya. Yang kedua juga kita berharap dengan adanya gaji ke-13 ini produk perekonomian kita di Kabupaten Tabalong itu mengalami peningkatan,” ujar Husin Ansari, Kepala BPKAD Tabalong.
Menurut Husin, meningkatnya daya beli masyarakat setelah pencairan gaji ke-13 berpotensi memberikan dampak positif bagi pelaku usaha dan pedagang lokal, terutama menjelang tahun ajaran baru saat kebutuhan sekolah dan konsumsi rumah tangga cenderung meningkat.
Melalui pencairan gaji ke-13 ini, Pemkab Tabalong berharap ASN dapat mengelola keuangan dengan bijak, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh keluarga ASN, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tabalong.
Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.
