Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani mengingatkan pentingnya perilaku bijak dalam mengelola dan mengonsumsi makanan. Menurutnya, kebiasaan menghabiskan makanan tidak hanya membantu mengurangi pemborosan pangan, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam agama.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Tabalong saat menghadiri kegiatan Kampanye Stop Boros Pangan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Tabalong di SDN 1.2 Sulingan pada Jumat, 12 Juni 2026.
Bupati mengapresiasi pelaksanaan kampanye ini karena dinilai menjadi salah satu upaya penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam mengelola dan memanfaatkan makanan.
Menurutnya, setiap makanan yang dikonsumsi memiliki nilai dan manfaat yang besar. Karena itu, membuang makanan secara berlebihan merupakan perilaku yang harus dihindari. Selain berdampak pada meningkatnya limbah pangan, kebiasaan tersebut juga tidak sesuai dengan ajaran agama.
“Dalam agama kita kalau makan itu harus habis. Kenapa? Karena kalau tidak habis artinya mubazir. Jadi kalau mubazir tidak dibolehkan. Jadi nanti kalau makan harus dihabiskan,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tabalong didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Tabalong juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi yang meraih peringkat satu hingga tiga.
Bupati turut memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus giat belajar dan meningkatkan prestasi. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menyiapkan berbagai program beasiswa untuk mendukung siswa berprestasi meraih masa depan yang lebih baik.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
