Home UMKM Pustaka Bisa Hadir di Desa Wayau, Warga Dilatih Merajut untuk Tingkatkan Keterampilan

Pustaka Bisa Hadir di Desa Wayau, Warga Dilatih Merajut untuk Tingkatkan Keterampilan

by iin hendriyani

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong kembali menggelar kegiatan Pustaka Bisa atau perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan memberikan pelatihan merajut. Selain meningkatkan literasi di masyarakat, pelatihan tersebut juga merupakan bagian dari mendukung program prioritas Pemkab Tabalong dalam mencetak 15 ribu tenaga terampil.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong memberikan pelatihan merajut bagi puluhan warga Desa Wayau yang dilaksanakan di Kantor Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, Senin, 6 April 2026.

Kegiatan merajut sendiri merupakan bagian dari program Pustaka Bisa atau perpustakaan berbasis inklusi sosial, yang menjadikan kegiatan literasi tidak hanya tentang membaca, namun juga mempraktikkan bahan bacaan ke dalam prakarya atau berbagai kegiatan lainnya yang menambah keterampilan dan kemampuan.

Pustakawan Ahli Muda Dispersip Tabalong, Fajar Kusumanto, mengatakan, di tahun 2026 ini kegiatan Pustaka Bisa menyasar 10 desa. Adapun jenis pelatihan nantinya akan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa.

“Untuk tahun 2026 ini kita melaksanakan target di 10 perpustakaan dan mudah-mudahan bisa lebih. Sasarannya bermacam-macam dan bentuk kegiatannya sesuai dengan kebutuhan yang ada di desa masing-masing, karena setiap desa memiliki permasalahan dan kebutuhan informasi yang berbeda di titik baca digital,” ujar Fajar Kusumanto, Pustakawan Ahli Muda Dispersip Tabalong.

Kegiatan ini pun disambut baik oleh Kepala Desa Wayau, Masrani. Menurutnya, kegiatan ini membantu masyarakatnya, selain untuk menambah keterampilan dan kemampuan, kegiatan ini juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk berwirausaha.

“Ya, warga Wayau sebenarnya sangat senang, artinya sangat terbantukan dengan kegiatan seperti ini, karena ini juga untuk mendapatkan penghasilan. Mereka dibekali keterampilan sehingga ini juga bisa membantu perekonomian mereka di kemudian hari,” tutur Masrani, Kepala Desa Wayau.

Kegiatan Pustaka Bisa sendiri tidak hanya sebagai wadah untuk menerapkan kegiatan literasi, namun juga menjadi kegiatan yang mendukung program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong dalam mencetak 15 ribu tenaga terampil.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment