Pemerintah Kabupaten Tabalong meresmikan gedung pengolahan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) milik PT Air Minum Tabalong Bersinar pada Kamis, 18 Desember 2025, yang berlokasi di Jalan Bangkar Raya, Kecamatan Muara Uya.
Peresmian gedung pengolahan AMDK milik PT Air Minum Tabalong Bersinar dilakukan langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, didampingi sejumlah unsur Forkopimda serta Ketua Komisi III DPRD Tabalong, Ari Wahyu Utomo.
Gedung ini nantinya akan memproduksi air minum dalam kemasan bermerek Smart Mineral Water, yang hingga saat ini masih menunggu proses perizinan.
Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, berharap gedung pengolahan AMDK ini dapat segera beroperasi sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dengan kita punya AMDK sendiri, ini kita mencoba yang pertama tentu untuk peningkatan PAD kita nantinya, di mana nanti seluruh SKPD, seluruh kecamatan, dan seluruh desa menggunakan produk ini. Produk kita ini bukan kaleng-kaleng, hasil penelitian pH sudah 7,9 dan bukan hasil bor, ini murni dari sumber mata air,”
Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT AMTB, Jelita Anggraini Meisarah, menyampaikan bahwa hadirnya gedung pengolahan AMDK ini merupakan jawaban atas tantangan Bupati Tabalong kepada direksi PT AMTB untuk memanfaatkan sumber daya air di Kabupaten Tabalong menjadi produk bernilai ekonomi.
“Tanggal 8 Mei lalu kami mendapat tantangan dari Bupati Tabalong untuk membuat air minum dalam kemasan, dan hari ini kami buktikan, Pak. Gedung sudah siap dan telah selesai dilaksanakan. Izin dan desain disusun oleh tim perencanaan kami. Gedung ini dibangun sebagai wujud komitmen menghadirkan air minum yang aman, higienis, dan berkualitas tinggi bagi masyarakat,”
Jelita Anggraini Meisarah, Plt Direktur Utama PT AMTB
Jelita menargetkan gedung pengolahan AMDK Smart Mineral Water ini dapat mulai berproduksi pada awal tahun 2026, seiring dengan rampungnya seluruh proses perizinan.
Diketahui, gedung pengolahan AMDK Smart Mineral Water ini dilengkapi sejumlah mesin canggih dan higienis dengan kemampuan produksi sebanyak 800 botol per jam, serta mampu memproduksi dua jenis kemasan AMDK, yakni kemasan 330 mililiter dan 600 mililiter.
Muhammad Khairillah, TV Tabalong, melaporkan.
