Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Tabalong menyerahkan Bantuan Alat Dan Mesin Pertanian atau Alsintan kepada sejumlah Kelompok Tani, pada Selasa, 16 Desember 2025, di halaman Kantor DKPPTPH Tabalong. Bantuan tersebut untuk memperkuat sektor pertanian melalui dukungan Sarana dan Prasarana.
Pada Tahun 2025, puluhan Unit Alsintan telah disalurkan kepada Kelompok Tani di berbagai Wilayah Kabupaten Tabalong. Bantuan tersebut mencakup Alat Prapanen maupun pascapanen, sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan hasil Produksi Pertanian.
Kepala DKPPTPH Tabalong, Fahrul Raji, menjelaskan pada Anggaran Induk Tahun 2025, pihaknya menyalurkan puluhan Unit Alsintan Prapanen. Di antaranya Traktor Rotary, Traktor Bajak, serta Cultivator. Sementara untuk pascapanen, bantuan meliputi power Thresher, Rice Milling Unit, dan Terpal Pengering hasil Panen.
Selain itu, melalui Anggaran Perubahan Tahun 2025, DKPPTPH kembali menyalurkan alsintan tambahan, seperti combine Harvester, Power Thresher, serta Kendaraan Roda Tiga untuk mendukung Distribusi dan Operasional Pertanian di lapangan. Ada juga beberapa bantuan dari APBN salah satunya Combine Harvester.
Tidak hanya untuk Kelompok Tani, bantuan Alsintan juga diserahkan kepada UPTD balai Alsintan dan UPTD balai Benih, guna memperkuat layanan pendukung Pertanian. Sementara untuk Program Cetak Sawah Rakyat, sebanyak 64 Unit Alsintan disalurkan kepada Brigade Pangan.
“Di hadapan kita ini adalah dari APBD yang anggarannya sekitar 1,4 miliar, ini adalah sama juga tr2 rotary 5 buah, tr2 bajak 1 buah, cultivator 2 unit, dan juga combine 2 unit, power trheser, dan kendaraan roda 3. Dan juga khusus combine ini ada dana apbn alhamdulillah ini dari brigade pangan 3 unit” Ujar fahrul Raji, Kepala DKPPTPH Tabalong.
Dalam kesempatan ini, Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus memperkuat Infrastruktur dan Sarana Pertanian. Di antaranya melalui normalisasi sungai di Wilayah Selatan, perbaikan Jalan Usaha Tani, Irigasi, serta Peningkatan Alat dan Mesin Pertanian.
“Tahun depan kami akan melaksanakan normalisasi sungai di daerah selatan, sekitar 60 kilometer totalnya kita akan lakukan, dengan harapan di daerah rawa lebak khususnya di selatan nanti pertanian kita nanti akan minimal 1 kali, yang belum pernah panen 0 jadi 1, yang 1 bisa jadi 2, terus alat alat kota tingkatkan, jalan usaha tani kita akan perbaiki semua, kemudian irigasi kita perbaiki, pintu pintu air kita perbaiki, di horti juga demikian ” Ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan Indeks Pertanaman, memperluas area panen, serta mendorong Produktivitas pertanian Masyarakat Tabalong secara berkelanjutan.
(Muhammad Ariadi, TV Tabalong)
