Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menunjukkan kekecewaannya terhadap sejumlah pejabat yang tidak hadir dalam kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis pelaporan konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Informasi Tanjung pada 12 Januari 2026.
Kekecewaan itu diungkapkan wakil bupati dengan melakukan absensi langsung di hadapan para peserta. Ia bahkan menyebut ketidakhadiran sejumlah pejabat sebagai bentuk ketidakseriusan, serta menyinggung kemungkinan pejabat yang absen sudah tidak betah dengan jabatan yang diemban.
Meski ditanyakan satu per satu, perwakilan peserta menyampaikan berbagai alasan atas ketidakhadiran para pejabat tersebut, mulai dari sedang berada di luar daerah hingga menghadiri agenda lain.
Pejabat yang tidak hadir diketahui berasal dari unsur strategis dalam penanganan stunting, yakni sejumlah camat dan kepala puskesmas. Padahal, kegiatan yang dilaksanakan oleh Bapperida Tabalong ini menghadirkan dua orang tim INEY Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, sehingga dinilai sangat penting dan krusial.
Wakil Bupati menegaskan, ketidakhadiran para pejabat tersebut akan menjadi catatan serius bagi pemerintah daerah karena menunjukkan kurangnya perhatian terhadap upaya penanganan stunting.
Wabup Habib Taufani juga menyatakan akan memanggil camat dan kepala puskesmas yang tidak hadir untuk melakukan klarifikasi langsung terkait data dan kondisi stunting di wilayah kerja masing-masing. Bahkan, Wakil Bupati menegaskan akan memberikan atensi khusus berupa sanksi jika tidak terdapat progres penurunan angka stunting di wilayah yang menjadi tanggung jawab mereka.
“Kita panggil nanti yang tidak hadir, kita tanyakan kenapa alasan tidak hadir, kita juga pastikan datanya jalan atau tidak. Kalau mereka sudah tidak hadir, datanya tidak jalan, ini nanti ada sanksi. Kita lakukan pendekatan agar memastikan mereka bekerja dengan baik, ini yang kita harapkan,” ujar Habib M. Taufani Alkaf, Wakil Bupati Tabalong.
Pemerintah Kabupaten Tabalong menegaskan komitmennya untuk menekan angka stunting secara serius melalui peningkatan kedisiplinan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta tanggung jawab penuh para pemangku kebijakan di tingkat wilayah dan layanan kesehatan.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
