Keberhasilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tabalong dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi dorongan penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin di Tabalong. Pada tahun 2026, Baznas Tabalong kembali ditargetkan oleh Baznas Republik Indonesia untuk menghimpun dana sebesar 3,5 miliar rupiah, agar bantuan yang disalurkan dapat menjangkau lebih luas.
Target penghimpunan ZIS Baznas Tabalong tahun 2026 tersebut disampaikan Ketua Baznas Tabalong, Mardani, pada Selasa, 3 Februari 2026, di Kantor Baznas Tabalong. Pada tahun ini, target Baznas Tabalong mengalami peningkatan dari sebelumnya 3 miliar rupiah menjadi 3,5 miliar rupiah. Target yang ditetapkan oleh Baznas RI tersebut diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya.
Mardani menuturkan, meskipun target mengalami kenaikan yang cukup signifikan, pihaknya optimistis Baznas Tabalong mampu menghimpun dana hingga 3,5 miliar rupiah pada tahun 2026. Menurutnya, peningkatan target ini juga akan berdampak pada bertambahnya jenis serta jangkauan bantuan yang dapat diberikan kepada masyarakat miskin di Kabupaten Tabalong.
“Insyaallah, jika melihat kecenderungan selama tahun 2025, target tersebut dapat kita capai. Terutama karena sebagian besar penghimpunan dana berasal dari aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong,” ujar Mardani, Ketua Baznas Tabalong.
Mardani menambahkan, dana yang berhasil dihimpun Baznas Tabalong disalurkan sepenuhnya untuk membantu masyarakat miskin di Tabalong. Ia menegaskan, Baznas merupakan lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah. Pada tahun 2025 lalu, Baznas Tabalong berhasil menghimpun dana sebesar 3,2 miliar rupiah dari zakat dan infak yang berasal dari satuan kerja perangkat daerah, perorangan, perusahaan, yayasan, masjid, serta instansi lainnya di Kabupaten Tabalong.
Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.
