Komisi Satu DPRD Tabalong mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tabalong. Hal ini dilakukan untuk memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak, khususnya dari keluarga yang kurang mampu di Kabupaten Tabalong.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi Satu DPRD Tabalong, Akhmad Helmi, yang diwawancarai usai rapat Komisi Satu DPRD Tabalong bersama Kantor Kementerian Agama Tabalong pada 7 Februari 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Sekretariat DPRD Tabalong.
Akhmad Helmi menjelaskan pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan sebagai persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat di Tabalong. Namun untuk tahun 2026, Provinsi Kalimantan Selatan hanya mendapatkan tiga lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, yakni Tanah Bumbu dan Balangan, sehingga Tabalong sempat tertinggal dari daftar prioritas.
Meski demikian, Komisi Satu DPRD Tabalong bersama Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali mengajukan usulan ke Kementerian Sosial agar Tabalong masuk dalam daftar prioritas pembangunan. Usulan tersebut pun akhirnya disetujui dan Menteri Sosial menetapkan Kabupaten Tabalong sebagai prioritas pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan dimulai pada bulan Oktober 2026.
Menurut Helmi, kehadiran Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan di Tabalong, khususnya di desa-desa terpencil yang memiliki jarak sekolah cukup jauh dari pemukiman dan keterbatasan tenaga pendidikan.
“Kalau kami Komisi 1 kan dari awal memang menghendaki adanya sekolah rakyat itu, mengingat kondisi kita di Tabalong ini, terutama di desa-desa terpencil yang sekolahnya berjauhan dengan penduduk dan juga tenaga pendidiknya, guru-gurunya juga jauh dari penduduk. Sehingga kalau dikumpulkan dalam satu sekolah rakyat itu sangat memudahkan bagi anak-anak kita untuk bersekolah di sekolah rakyat,” ujar Akhmad Helmi, Ketua Komisi I DPRD Tabalong.
Sekolah Rakyat nantinya akan diisi dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari sarana olahraga, kesenian hingga asrama. Sekolah ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga anak-anak dari keluarga tidak mampu dapat memperoleh hak pendidikan yang layak. Pembangunan Sekolah Rakyat di Tabalong diharapkan lancar sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Sekolah rakyat ini itu sekolah yang memiliki fasilitas sangat lengkap. Jadi baik secara olahraganya, kesenian, asrama dan lain-lain itu sangat lengkap. Jadi bagi siswa yang nanti sekolah di sekolah rakyat itu akan mendapatkan semua fasilitas itu. Dan peruntukannya untuk orang yang tidak mampu. Jadi makanya kami Komisi 1 itu sangat antusias sekali agar bisa dibangun di Tabalong. Kemudian mudah-mudahan anak-anak kita yang nantinya bisa bersekolah di situ akan mendapatkan hak-hak dia dalam dunia pendidikan,” ujar Ferry Elpeni, Wakil Ketua Komisi I DPRD Tabalong.
“Kami khususnya Komisi 1 sangat menyambut baik dan mendukung penuh program ini. Karena menurut kami keadaan itu bukan jadi penghambat untuk menjalani proses pendidikan. Tentunya juga ini salah satu upaya dalam rangka memperbaiki SDM kita dan mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Tabalong. Dengan harapan siswa-siswa terdidik nanti bisa merubah kondisi keluarganya,” ujar Husnul Habib, Anggota Komisi I DPRD Tabalong.
Komisi Satu DPRD Tabalong pun menyatakan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat dan berharap kehadiran sekolah ini mampu menjadi solusi pemerataan pendidikan serta membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Tabalong.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
