Home Kesehatan Perkuat Ikatan Orang Tua Dan Bayi, RSUD HBK Tabalong Gelar Peringatan Hari Prematur Sedunia

Perkuat Ikatan Orang Tua Dan Bayi, RSUD HBK Tabalong Gelar Peringatan Hari Prematur Sedunia

by iin hendriyani

Dalam rangka memperingati hari Prematur Sedunia Tahun 2025, RSUD Haji Badaruddin Kasim Tabalong menghadirkan para bayi prematur yang pernah di rawat di ruang NICU. Peringatan hari Prematur tersebut, bertujuan memberikan dukungan moral sekaligus ikatan emosional antara orang tua dan anak.

Peringatan hari Prematur Sedunia Tahun 2025 yang digelar RSUD Haji Badaruddin Kasim Tabalong ini diisi Talk Show dan Sharing Session yang dilakukan secara daring, pada Senin 17 November 2025, di ruang NICU, RSUD Haji Badaruddin Kasim Tabalong.

Disela kegiatan, Dokter spesialis anak RSUD Haji Badaruddin Kasim Tabalong, Lenny Syntia Hafiz menjelaskan, dalam kegiatan ini sejumlah bayi dengan berat lahir rendah mulai dari 700 Gram, 1041 Gram, 1400 Gram dan 1700 Gram diundang kembali bersama orang tua mereka sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan perkembangan mereka.

Selain itu, kegiatan hari Prematur Sedunia ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan moral, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak.

 “Tujuannya agar semua orang tua yang memiliki bayi prematur terutama yang pernah dirawat di NICU, rumah sakit haji badarudin kasim Tabalong, memiliki rasa sayang, rasa bahagia. Walaupun bayinya lahir kecil, tapi mereka memiliki kesempatan hidup yang sama dari segi tumbuh kembangnya, sama dengan bayi-bayi yang lahir normal.” Ujar Dr. Lenny Syntia Hafiz Dokter Spesialis Anak.

Dalam kesempatan ini, Dokter Lenny juga memberikan imbauan kepada orang tua tentang pentingnya pencegahan kelahiran Prematur. Ia menekankan pentingnya perencanaan kehamilan sejak sebelum hamil, kontrol rutin ke fasilitas kesehatan, serta mengikuti anjuran dan obat yang direkomendasikan tenaga kesehatan.

Bagi orang tua yang saat ini merawat bayi prematur di rumah, dokter Lenny mengingatkan selalu memperhatikan tumbuh kembang anak sesuai panduan tenaga kesehatan. ia pun mengajak orang tua untuk tetap rutin melakukan kontrol lanjutan.

Dokter Lenny pun berharap, melalui peringatan hari Prematur Sedunia dapat memperkuat kerjasama antara tenaga kesehatan dan orang tua, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perhatian ekstra bagi bayi dengan kondisi khusus.

(DANO NAFARIN, TV TABALONG)

You may also like

Leave a Comment