Home Pemerintahan Pelatihan Junior Office Operator 2026, ASN Tabalong Dibekali Kompetensi Digital

Pelatihan Junior Office Operator 2026, ASN Tabalong Dibekali Kompetensi Digital

by iin hendriyani

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tabalong bekerja sama dengan BPSDM Komdigi Banjarmasin menggelar Pelatihan Junior Office Operator Tahun 2026 di Aula BKPSDM Tabalong. Kegiatan yang diikuti 50 ASN dari seluruh SKPD ini bertujuan meningkatkan literasi dan kompetensi digital aparatur sipil negara sebagai bekal pelayanan publik di era pemerintahan modern.

Pelatihan Junior Office Operator Tahun 2026 di lingkup Pemkab Tabalong digelar pada 9 Februari 2026 di Aula BPSDM Tabalong. Lima puluh orang peserta pelatihan ini terdiri dari kasubag umum dan kepegawaian serta pelaksana pada seluruh SKPD lingkup Pemkab Tabalong.

Pelatihan ini meliputi pretest, pengenalan peralatan, MS Word, PowerPoint, aplikasi berbasis internet dan media sosial, serta keamanan aspek pengguna dan tes akhir. Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Tabalong, Fauzan, mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas ASN agar memiliki literasi digital yang wajib dimiliki di era pemerintahan modern saat ini.

Fauzan berharap melalui pembinaan ini ASN dapat memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan lingkungan Pemkab Tabalong.

“Kami bersama BPSDM Komdigi Banjarmasin dalam rangka meningkatkan kompetensi ASN untuk memiliki literasi digital yang bukan hanya sekadar pilihan, melainkan kompetensi inti atau core kompetensi yang wajib dimiliki di era pemerintahan modern. Literasi digital ini adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan lingkungan pemerintahan Tabalong,” ujar Fauzan, Plt Kepala BKPSDM Tabalong.

Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, yang membuka pelatihan mendorong para peserta untuk mengikuti pelatihan secara serius agar meningkatkan kompetensi ASN sehingga dapat diterapkan dalam peningkatan kinerja.

“Jadi lihat kesempatan yang diberikan dalam pelatihan ini, ikuti benar-benar, percaya sama saya. Ini nantinya akan menjadi bekal untuk kalian semua, untuk pribadi kalian terlebih dahulu. Dalam era persaingan saat ini, sesama ASN pun bersaing. Kita harus mempunyai kompetensi, kita harus meningkatkan keterampilan, kita harus mempunyai sesuatu yang bisa diperlukan. Kalau kalian tidak punya apa-apa, maka dalam persaingan ini bapak ibu akan tertinggal,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Melalui Pelatihan Junior Office Operator ASN Tahun 2026 ini, Bupati Tabalong berharap kompetensi dan literasi digital ASN dapat terus meningkat seiring perkembangan teknologi. Peningkatan kapasitas SDM aparatur ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan responsif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan modern di Kabupaten Tabalong.

Muhammad Khairillah
TV Tabalong melaporkan

You may also like

Leave a Comment