Home Dari Desa Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Pugaan Ajukan 57 Usulan, Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Pugaan Ajukan 57 Usulan, Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

by iin hendriyani

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 Kecamatan Pugaan digelar pada 4 Februari 2026 di halaman Kantor Kecamatan Pugaan. Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Pugaan menyampaikan 57 usulan pembangunan yang dihimpun dari seluruh desa, dengan 25 usulan ditetapkan sebagai prioritas.

Musrenbang RKPD Kecamatan Pugaan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf. Pemerintah Kecamatan Pugaan menyampaikan 57 usulan pembangunan yang berasal dari tujuh desa di wilayah Pugaan, di mana 25 di antaranya masuk dalam daftar usulan prioritas.

Kelima puluh tujuh usulan pembangunan tersebut mencakup sektor ketahanan pangan, penanganan stunting, serta peningkatan sumber daya manusia. Camat Pugaan, Farith Yusriannur Riza, menjelaskan bahwa penguatan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama, khususnya untuk mendukung pengembangan Jirak Food Cluster atau JIFOC yang merupakan program strategis Pemerintah Kabupaten Tabalong.

Salah satu usulan prioritas dalam mendukung JIFOC adalah pembangunan jalan usaha tani sepanjang empat kilometer. Jalan ini tidak hanya berfungsi sebagai akses pertanian, tetapi juga sebagai tanggul penahan banjir dari tiga arah.

“JIFOC merupakan salah satu program yang fokus pada ketahanan pangan. Semua desa sudah memiliki komitmen untuk melaksanakan ketahanan pangan di lokasi JIFOC. Kondisi JIFOC saat ini, Desa Jirak sudah melakukan upaya pembuatan jalan usaha tani sepanjang empat kilometer, yang bukan hanya berfungsi sebagai jalan pertanian, tetapi juga menjadi tanggul penahan banjir dari tiga arah. Alhamdulillah, selama tahun ini Desa Jirak sama sekali tidak mengalami banjir,” ujar Farith Yusriannur Riza.

Farith juga menyebutkan, kawasan JIFOC memiliki potensi lahan yang sangat besar untuk mendukung program ketahanan pangan. Meski permintaan Kementerian Pertanian sebesar 400 hektare, berdasarkan kondisi topografi Desa Jirak, Tamunti, dan Pampanan, terdapat sekitar 1.000 hektare lahan yang berpotensi untuk digarap. Ia berharap ke depan JIFOC dapat menjadi role model program ketahanan pangan, seiring peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan penerapan teknologi agar lahan pertanian di Pugaan semakin produktif.

Sementara itu, Wakil Bupati Tabalong, Habib Taufani Alkaf, menegaskan bahwa pemerintah daerah memfokuskan kebijakan pembangunan pada penguatan ketahanan pangan yang selaras dengan RPJMD Kabupaten, RPJMD Provinsi, serta RPJMN Nasional. Program yang belum terakomodir oleh pemerintah pusat akan difokuskan melalui APBD secara tematik, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Salah satu prioritas utama adalah kelanjutan program JIFOC, yang diharapkan dapat direalisasikan oleh Kementerian Pertanian pada tahun 2026 dengan pengawalan bersama DPRD Tabalong.

“Kita fokus pada ketahanan pangan yang selaras dengan RPJMD kabupaten, provinsi, dan RPJMN pusat. Program yang belum ter-cover di pusat akan kita fokuskan melalui APBD secara tematik sesuai kemampuan keuangan daerah pada 2027, termasuk kelanjutan JIFOC. JIFOC ini sudah kita usulkan dan mudah-mudahan pada 2026 dapat direalisasikan oleh Kementerian Pertanian. Bersama DPRD, kita ingin memastikan program JIFOC ini benar-benar terwujud,” kata Habib Taufani Alkaf.

Usulan prioritas Kecamatan Pugaan diharapkan dapat terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah. Penguatan ketahanan pangan melalui Jirak Food Cluster diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi contoh pengembangan kawasan pertanian terpadu yang berkelanjutan di Kabupaten Tabalong.

Muhammad Khairillah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment