Home UMKM Manfaatkan Bahan Alam, Aziza Sulap Bunga Telang Jadi Usaha Minuman Herbal Menjanjikan

Manfaatkan Bahan Alam, Aziza Sulap Bunga Telang Jadi Usaha Minuman Herbal Menjanjikan

by iin hendriyani

Di usia yang masih tergolong muda, semangat berwirausaha terus tumbuh dari tangan-tangan kreatif generasi muda daerah. Salah satunya Aziza Susanti.
Perempuan berusia 23 tahun tersebut memilih menekuni usaha berbasis bahan alami dengan memanfaatkan bunga telang sebagai produk unggulan.

Usaha yang diberi nama Telangku ini mulai dirintis sejak tahun 2022. Berawal dari keterbatasan bahan baku, justru membuka peluang baru bagi Aziza dan keluarganya untuk membudidayakan sendiri bunga telang yang tumbuh di sekitar rumah.

Bunga telang, atau yang memiliki nama latin Clitoria ternatea, dikenal juga dengan sebutan butterfly pea. Tanaman ini banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Selain kerap dijadikan tanaman hias, bunga telang juga memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Di dalamnya terkandung senyawa ternatin, vitamin C, vitamin B1 dan B2, serta antioksidan seperti flavonoid, delphinidin, kaempferol, hingga p-coumaric acid. Selama ini, bunga telang umumnya dikonsumsi dalam bentuk teh herbal. Warna biru alaminya yang khas membuat minuman ini dikenal dengan sebutan “teh biru”.

Teh bunga telang dapat dinikmati secara alami maupun dikombinasikan dengan madu, perasan lemon, hingga disajikan dingin dengan es batu, memberikan sensasi rasa yang segar dan menyehatkan.

Melihat potensi tersebut, perempuan yang akrab disapa Susanti itu pun mengembangkan berbagai olahan berbahan dasar bunga telang. Tidak hanya bunga telang kering, tetapi juga teh celup, sirup, hingga minuman siap konsumsi dengan berbagai varian.

“Jadi ini usaha dari kakak saya. Awalnya kakak jualan minuman yang bahan bakunya bunga telang. Karena bahan bakunya susah didapat dan harus memesan dulu dari Pulau Jawa, lalu karena ada tanamannya di sekitar rumah, kami berinisiatif membudidayakan dan memproduksinya. Karena bahan baku sudah banyak, kami mencoba memasarkannya,”
Aziza Susanti – Owner Telangku

Proses pembuatannya pun masih dilakukan secara sederhana dan alami. Dimulai dari pemetikan bunga yang dilakukan pada pagi hari saat bunga sedang mekar sempurna. Bunga kemudian dijemur hingga kering sebelum akhirnya dikemas.

Untuk varian teh celup, bunga telang dihaluskan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kantong teh. Sementara untuk sirup, bunga telang dimasak hingga mengental sebelum dikemas dan menjadi bahan dasar minuman siap saji.

Pada awalnya, bunga telang masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Tabalong. Namun melalui promosi yang konsisten di media sosial, perlahan produk Telangku mulai dikenal dan mendapat tempat di hati konsumen.

Saat ini, pemasaran dilakukan secara offline maupun online. Produk Telangku bisa ditemui langsung di toko yang berada di Jalan Anggrek 2 Nomor 20, Kelurahan Pembataan, serta di kawasan Pendopo setiap Minggu pagi. Selain itu, pemasaran digital juga aktif dilakukan melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok dengan nama akun Telangku.

“Untuk pembuatannya sendiri, prosesnya mulai dari pemetikan yang biasanya dilakukan di pagi hari saat bunganya mekar, kemudian langsung dijemur. Setelah kering, baru dikemas. Untuk bunga kering langsung dikemas, kalau teh harus dihaluskan dulu lalu dimasukkan ke dalam kantong teh. Untuk sirup, dimasak sampai mengental kemudian dikemas, sedangkan varian minuman berasal dari campuran sirupnya,”
Aziza Susanti – Owner Telangku

Dengan harga yang bervariasi, mulai dari delapan ribu hingga tiga puluh lima ribu rupiah tergantung ukuran dan varian, usaha ini mampu menghasilkan omzet sekitar satu hingga dua juta rupiah per bulan. Sebuah capaian yang cukup menjanjikan bagi usaha rumahan yang dikelola bersama keluarga.

Bagi Aziza, dukungan keluarga menjadi kekuatan utama dalam menjalankan usaha ini di tengah kesibukannya di luar kegiatan wirausaha. Ia berharap ke depan produk olahan bunga telang ini tidak hanya dikenal di Tabalong, tetapi juga mampu menembus pasar luar daerah.

Muhammad Ariadi
TV Tabalong – Melaporkan

You may also like

Leave a Comment