Kunjungan wisatawan juga meningkat di Goa Liang Tapah selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Wisata ini menawarkan ruang camping bersama keluarga, berenang, dan menyusuri goa.
Selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, wisatawan Kabupaten Tabalong maupun dari luar daerah banyak menghabiskan waktu liburnya dengan berwisata bersama keluarga dan teman-temannya.
Salah satunya ialah di destinasi wisata Goa Liang Tapah yang berlokasi di Desa Garagata, Kecamatan Jaro.
Ketua Pengurus Goa Liang Tapah, Kurdiansyah, menjelaskan kenaikan jumlah wisatawan selama libur Hari Raya Idul Fitri terjadi hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Mayoritas wisatawan menghabiskan waktunya dengan camping sambil masak-masak, hiburan sederhana bersama keluarga, serta berenang di kolam yang ada di depan goa.
Selain menawarkan wisata camping dan berenang, wisatawan dapat merasakan sensasi menyusuri goa sepanjang kurang lebih 225 meter dengan pemandangan berbagai macam bentuk stalagmit dan stalaktit.
“Yang sebagian ada yang susur goa, susur goa yang menembus ke sana itu, tapi ada sampingnya jalannya licin. Yang masuk ke dalam situ banyak yang mandi,” ujar Kurdiansyah, Ketua Pengurus Goa Liang Tapah.
Bagi wisatawan yang ingin menyusuri goa, wajib melapor kepada pengelola atau pemandu wisata agar didata terlebih dahulu. Pihak pengelola juga memberikan layanan pemanduan wisata atau tour guide bagi yang pertama kali menyusuri goa.
Pengunjung dikenakan tarif 10 ribu rupiah per orang untuk dipandu dan diberi penerangan.
Goa ini juga memiliki aliran air bawah tanah sehingga pengunjung dapat berenang dari telaga di dalam goa hingga keluar mulut goa.
Namun bagi pengunjung yang belum lihai berenang dan pengunjung anak-anak agar berenang di area luar goa saja karena kedalaman air telaga mencapai 3 meter.
Goa Liang Tapah buka setiap hari dari pukul 9 pagi sampai dengan pukul 5 sore.
Wisatawan yang ingin berwisata di sini cukup merogoh kocek sebesar 5 ribu rupiah per orang. Khusus anak-anak dan warga setempat digratiskan. Sementara parkir dikenai biaya sebesar 5 ribu rupiah untuk motor dan mobil 10 ribu rupiah.
Pihak pengelola juga menyewakan pelampung ban dengan biaya 10 ribu rupiah.
Dano Nafarin, TV Tabalong melaporkan.
